Ini Cara SDN Gunungbatu 2 Wujudkan Sekolah Ramah Anak Selenggarakan My School Sampai Hadirkan Pesulap Kondang

Ini Cara SDN Gunungbatu 2 Wujudkan Sekolah Ramah Anak Selenggarakan My School Sampai Hadirkan Pesulap Kondang

Ini Cara SDN Gunungbatu 2 Wujudkan Sekolah Ramah Anak Selenggarakan My School Sampai Hadirkan Pesulap Kondang

Ada yang berbeda di halaman SDN Gunungbatu 2 Bogor, kemarin. Para murid terlihat berhamburan keluar dari kelasnya. Mereka berkumpul di lapangan dan duduk secara seksama memperhatikan sesosok laki-laki yang ada di hadapannya.

Ya mereka duduk untuk mem­perhatikan pesulap kondang Sutarno alias Pak Tarno

yang sedang menunjukan kebolehan­nya bermain sulap. Pihak seko­lah sengaja mengundang pesu­lap Indonesia ini untuk mewu­judkan Sekolah Ramah Anak (SRA) di lingkungan sekolahnnya.

Menurut Kepala SDN Gunung­batu 2 Bogor, Wiwik Dwi Ismi­yati, sebelum SRA dilaksanakan di sekolah ini, para guru terus diberikan pemahaman tentang prinsip sekolah yang melayani objek, yaitu siswa dan orangtua. “Apapun bentuknya, sekolah sebagai pelayan dalam mem­bentuk siswa dari yang bisa men­jadi tidak bisa. Inilah yang sedang kami tingkatkan di sekolah ini,” kata Wiwik.

Wiwik menuturkan, sikap seo­rang pimpinan sekolah harus bisa melayani, bukan

sebagai penguasa atau kepala yang punya power. Maka dari itu, sikap pe­mimpin harus rendah hati, supel dalam melayani siswa-siswinya, juga ramah. Apapun keluhan yang dipimpin tadi, kepala se­kolah harus terbuka. “Kita ini layaknya seperti piramaida ter­balik. Di mana, dalam posisi tersebut, pimpinan harus me­layani anak didik,”

Ia menambahkan, sosialisasi dan penerapan SRA sudah dila­kukan beberapa tahun

lalu, ba­hkan mulai optimal. Kini, SDN Gunungbatu 2 akan mengarah kepada kemandirian siswa dalam berkembang dan mendapatkan ilmu. Sehingga, sentuhan te­naga pendidik ini sangat diper­lukan.

 

Sumber :

https://rollingstone.co.id/

Cegah Korupsi, Kejari Ajari Guru-Guru

Cegah Korupsi, Kejari Ajari Guru-Guru

Cegah Korupsi, Kejari Ajari Guru-Guru

Kejaksaan Ne­geri (Kejari) Kota Bogor gandeng Dinas Pendidikan (Disdik) Wilayah II, Disdik Provinsi Jawa Barat, dalam sosialisasikan program Jaksa Sahabat Guru (JSG), di aula Sekolah Menengah Kejuruan Ne­geri (SMKN) 3 Kota Bogor, Jalan Paja­jaran, Kelurahan Babakan, Kecamatan Bogot Tengah, Selasa kemarin.

Tampak hadir dalam kegiatan ter­sebut, ratusan Kepala SMA/SMK Ne­geri/Swasta se-Cabang Disdik Wi­layah II, Kepala Cabang Disdik Wi­layah II, Dadang Ruhiyat, Kepala Seksi (Kasi) Intelijen Kejari Bogor, Widiyanto Nugroho, dan Ketua PGRI Kota Bogor, Basuki.

Kepala Cabang Disdik Wilayah II, Da­dang Ruhiyat menjelaskan, kegiatan JSG ini

merupakan upaya preventif dari tindak kejahatan yang kerap kali akan dialami tenaga pendidik, dengan melakukan penyuluhan ini. Sehingga, para satuan pendidikan, maupun ke­pala sekolah dapat mengenal produk-produk hukum sedini mungkin. ”Kita akan terus berupaya untuk menciptakan pendidikan yang nyaman, berkualitas dan berkarya mutu,” ujarnya.

Melalui program tersebut, guru SMA/SMK di Cabang Disdik Wilayah II Ja­bar ini, dapat memberikan dampak positif terhadap para kepala sekolah, terutama dalam rangka peningkatan mutu layanan pendidikan di Kota Bo­gor serta mendapatkan pendamping­an dalam mengelola keuangan seko­lah, agar penggunaannya sesuai atu­ran serta dapat lebih efektif dan efisien. Sehingga menjadi terbantu dan lebih tenang serta fokus mengelola dalam melaksanakan pekerjaannya.

Sementara itu, Kasi Intelijen Kejari Kota Bogor, Widiyanto Nugroho ber­harap, para

guru dan kepala sekolah tidak ragu-ragu dan tidak perlu takut selama bekerja sesuai dengan aturan dan tugas pokok dan fungsinya. ”Apa­bila ada hal-hal yang belum difahami, silahkan meminta pertimbangan hu­kum dari kejaksaan”, imbuhnya.

Widiyanto juga menjelaskan Kejari Kota Bogor tetap berinovasi dalam mendukung

program-program pedi­dikan di Kota Bogor. Bahkan, tidak tidak menjadi ’peghianat’. Karena, Kejari dan guru sudah menjadi saha­bat. ”Jangan takut berkonsultasi dengan Kejari. Karena, Kejari sebagai penga­cara negara yang siap memberikan pendampingan hukum kepada PNS, apabila ada pihak yang memerlukan konsultasi hukum,” imbuhnya.

 

Sumber :

https://voi.co.id/

Contoh Software tools forensik

Contoh Software tools forensik

Contoh Software tools forensik
Berikut contoh Software tools forensik, yaitu :
  •   Viewers (QVP http://www.avantstar.com dan http://www.thumbsplus.de)
  •   Erase/Unerase tools: Diskscrub/Norton utilities)
  •   Hash utility (MD5, SHA1)
  •   Text search utilities (search di http://www.dtsearch.com/)
  •   Drive imaging utilities (Ghost, Snapback, Safeback,…)
  •   Forensic toolkits. Unix/Linux: TCT The Coroners Toolkit/ForensiX dan Windows: Forensic Toolkit
  •   Disk editors (Winhex,…)
  •   Forensic acquisition tools (DriveSpy, EnCase, Safeback, SnapCopy,…)
  •   Write-blocking tools (FastBloc http://www.guidancesoftware.com) untuk memproteksi bukti-bukti.
Salah satu aplikasi yang dapat digunakan untuk analisis digital adalah Forensic Tools Kit (FTK) dari Access Data Corp (www.accesdata.com). FTK sebenarnya adalah aplikasi yang sangat memadai untuk kepentingan implementasi komputer forensik. Tidak hanya untuk kepentingan analisa bukti digital saja, juga untuk kepentingan pemrosesan bukti digital serta pembuatan laporan akhir untuk kepentingan presentasi bukti digital.
# Alasan Penggunaan :
 
Ada banyak alasan-alasan untuk menggunakan teknik IT forensik:
  • Dalam kasus hukum, teknik komputer forensik sering digunakan untuk menganalisis sistem komputer milik terdakwa ( dalam kasus pidana ) atau milik penggugat ( dalam kasus perdata ).
  • Untuk memulihkan data jika terjadi kegagalan atau kesalahan hardware atau software.
  • Untuk menganalisa sebuah sistem komputer setelah terjadi perampokan, misalnya untuk menentukan bagaimana penyerang memperoleh akses dan apa yang penyerang itu lakukan.
  • Untuk mengumpulkan bukti untuk melawan seorang karyawan yang ingin diberhentikan oleh organisasi.
  • Untuk mendapatkan informasi tentang bagaimana sistem komputer bekerja untuk tujuan debugging, optimasi kinerja, atau reverse-engineering.

Baca Juga :

Pengertian IT Forensik adalah

Pengertian IT Forensik adalah

Pengertian IT Forensik adalah
Pengertian :

IT Forensik adalah cabang dari ilmu komputer tetapi menjurus ke bagian forensik yaitu berkaitan dengan bukti hukum yang ditemukan di komputer dan media penyimpanan digital. Komputer forensik juga dikenal sebagai Digital Forensik. Kata forensik itu sendiri secara umum artinya membawa ke pengadilan.IT Forensik merupakan ilmu yang berhubungan dengan pengumpulan fakta dan bukti pelanggaran keamanan sistem informasi serta validasinya menurut metode yang digunakan (misalnya metode sebab-akibat), di mana IT Forensik bertujuan untuk mendapatkan fakta-fakta objektif dari sistem informasi.

Fakta-fakta tersebut setelah di verifikasi akan menjadi bukti-bukti yang akan di gunakan dalam proses hukum, selain itu juga memerlukan keahlian dibidang IT (termasuk diantaranya hacking) dan alat bantu (tools) baik hardware maupun software.

Contoh barang bukti dalam bentuk elektronik atau data seperti :
•    Komputer
•    Hardisk
•    MMC
•    CD
•    Flashdisk
•    Camera Digital
•    Simcard/hp

Data atau barang bukti tersebut diatas diolah dan dianalisis menggunakan software dan alat khusus untuk dimulainya IT Forensik, Hasil dari IT Forensik adalah sebuah Chart data Analisis komunikasi data target.
# Tujuan :
Tujuan dari IT forensik adalah untuk menjelaskan keadaan artefak digital terkini. Artefak Digital dapat mencakup sistem komputer, media penyimpanan (seperti hard disk atau CD-ROM), dokumen elektronik (misalnya pesan email atau gambar JPEG) atau bahkan paket-paket yang secara berurutan bergerak melalui jaringan. Bidang IT forensik juga memiliki cabang-cabang di dalamnya seperti firewall forensik, forensik jaringan, database forensik, dan forensik perangkat mobile.
# Prosedur :
Berikut prosedur forensik yang umum di gunakan antara lain :
  • Membuat copies dari keseluruhan log data, files, daln lain-lain yang dianggap perlu pada media terpisah.
  • Membuat fingerprint dari data secara matematis.
  • Membuat fingerprint dari copies secvara otomatis.
  • Membuat suatu hashes masterlist.
  • Dokumentasi yang baik dari segala sesuatu yang telah dikerjakan.
Sedangkan tools yang biasa digunakan untuk kepentingan komputer forensik, secara garis besar dibedakan secara hardware dan software. Hardware tools forensik memiliki kemampuan yang beragam mulai dari yang sederhana dengan komponen singlepurpose seperti write blocker sampai sistem komputer lengkap dengan kemampuan server seperti F.R.E.D (Forensic Recovery of Evidence Device). Sementara software tools forensik dapat dikelompokkan kedalam dua kelompok yaitu aplikasi berbasis command line dan aplikasi berbasis GUI.

Counal Of Europe Convention

Counal Of Europe Convention

Counal Of Europe Convention

Saat ini berbagai upaya telah dipersiapkan untuk memerangi cybercrime. The Organization for Economic Co-operation and Development (OECD) telah membuat guidelines bagi para pembuat kebijakan yang berhubungan dengan computer-related crime, di mana pada tahun 1986 OECD telah mempublikasikan laporannya yang berjudul Computer-Related Crime: Analysis of Legal Policy. Laporan ini berisi hasil survey terhadap peraturan perundang-undangan Negara-negara Anggota beserta rekomendasi perubahannya dalam menanggulangi computer-related crime tersebut, yang mana diakui bahwa sistem telekomunikasi juga memiliki peran penting dalam kejahatan tersebut.

Melengkapi laporan OECD, The Council of Europe (CE) berinisiatif melakukan studi mengenai kejahatan tersebut. Studi ini memberikan guidelines lanjutan bagi para pengambil kebijakan untuk menentukan tindakan-tindakan apa yang seharusnya dilarang berdasarkan hukum pidana Negara-negara Anggota, dengan tetap memperhatikan keseimbangan antara hak-hak sipil warga negara dan kebutuhan untuk melakukan proteksi terhadap computer-related crime tersebut.

Pada perkembangannya, CE membentuk Committee of Experts on Crime in Cyberspace of the Committee on Crime Problems, yang pada tanggal 25 April 2000 telah mempublikasikan Draft Convention on Cyber-crime sebagai hasil kerjanya ( http://www.cybercrimes.net), yang menurut Prof. Susan Brenner ([email protected]) dari University of Daytona School of Law, merupakan perjanjian internasional pertama yang mengatur hukum pidana dan aspek proseduralnya untuk berbagai tipe tindak pidana yang berkaitan erat dengan penggunaan komputer, jaringan atau data, serta berbagai penyalahgunaan sejenis.

Dari berbagai upaya yang dilakukan tersebut, telah jelas bahwa cybercrime membutuhkan global action dalam penanggulangannya mengingat kejahatan tersebut seringkali bersifat transnasional. Beberapa langkah penting yang harus dilakukan setiap negara dalam penanggulangan cybercrime adalah:

  1. Melakukan modernisasi hukum pidana nasional beserta hukum acaranya, yang diselaraskan dengan konvensi internasional yang terkait dengan kejahatan tersebut.
  2. Meningkatkan sistem pengamanan jaringan komputer nasional sesuai standar internasional.
  3. Meningkatkan pemahaman serta keahlian aparatur penegak hukum mengenai upaya pencegahan, investigasi dan penuntutan perkara-perkara yang berhubungan dengan cybercrime.
  4. Meningkatkan kesadaran warga negara mengenai masalah cybercrime serta pentingnya mencegah kejahatan tersebut terjadi
Meningkatkan kerjasama antar negara, baik bilateral, regional maupun multilateral, dalam upaya penanganan cybercrime, antara lain melalui perjanjian ekstradisi dan mutual assistance treaties

Mendikbud: Zonasi Cegah Kecurangan PPDB

Mendikbud: Zonasi Cegah Kecurangan PPDB

Mendikbud Zonasi Cegah Kecurangan PPDB

Men­teri Pendidikan dan Kebu­dayaan (Mendikbud), Mu­hadjir Effendy, mengatakan,

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) berbasis zo­nasi mencegah terjadinya kecurangan di sekolah. ”Sama halnya seperti Ujian Nasional Berbasis Kompu­ter (UNBK) pada UN,” ujar mendikbud dalam seminar di Jakarta, Senin (8/7).

Sebelum dilaksanakan UNBK, sambung dia, ke­curangan kerap terjadi. Mendikbud menyebut ada di suatu daerah yang soal ujiannya tidak sampai di sekolah dan dikerjakan di kecamatan karena jarak ke sekolahnya mencapai empat jam dan beda pulau pula.

Akhirnya soal UN yang masih berbasis kertas itu dikerjakan selain siswanya. ”Begitu sekolah yang UN pakai kertas ganti ke UNBK nilainya langsung turun,” katanya.

Ia menambahkan, kualitas pendidikan penting, tetapi apa artinya jika tidak jujur.

Dengan nilai UN yang salah, maka langkah yang diambil untuk perbaikan pendidikan juga salah. Karena itu, hasil yang diraih dengan jujur menentukan langkah per­baikan apa yang diambil. Begitu juga dengan PPDB, di mana sebelumnya ba­nyak terjadi praktik kecurang­an, tetapi dengan sistem zonasi itu tak terjadi lagi.

”Banyak yang harus dise­lesaikan, seperti praktik curang pada PPDB, jual beli kursi, titipan pejabat hingga ada kepala sekolah yang sengaja membuka ke­las tambahan, padahal PPDB telah selesai,” katanya.

Dia menambahkan, selama kecurangan masih terjadi saat PPDB maupun UN, maka

Indonesia akan sulit maju. Dengan PPDB berba­sis zonasi tersebut, maka dapat mencegah terjadinya kecurangan.

Setelah PPDB, sistem zo­nasi akan diterapkan pada pendistribusian guru mau­pun pembangunan sarana prasana. Hal itu dikarenakan sistem zonasi baru keta­huan jika ada daerah yang tidak memiliki sekolah. Ka­rena itu, Kemendikbud do­rong pemerintah daerah membangun pendidikan di daerahnya

 

Baca Juga :

Kemendikbud Bentuk Satgas Zonasi

Kemendikbud Bentuk Satgas Zonasi

Kemendikbud Bentuk Satgas Zonasi

Kemen­dikbud telah memetakan 2.580 zona di 34 provinsi seluruh Indonesia.

Selanjutnya, Ke­menterian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) membentuk tim satuan tugas (satgas) zonasi untuk mendo­rong pemerintah daerah (Pemda) dalam melaksanakan sistem zonasi pendidikan/sekolah.

”Sistem zonasi merupakan langkah strategis untuk me­nyelesaikan permasalahan

pendidikan secara simultan,” ujar Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Muhadjir Effendy.

Tim Satgas terbagi atas dela­pan klaster dengan koordina­tor dari pemangku kepen­tingan Kemendikbud Pusat, dengan pembagian klaster, sebagai berikut: Klaster I,

ko­ordinator Kepala Badan Peng­embangan Bahasa dan Per­bukuan Kemendikbud,

meli­puti Provinsi DKI Jakarta, Kepulauan Riau, Sulawesi Utara, dan Papua. Klaster II, koordinator Inspektorat Jen­deral Kemendikbud, meliputi Jawa Barat, Kep. Bangka Beli­tung, Aceh, dan Sulawesi Barat. Klaster III, koordinator Ke­pala Badan Penelitian dan Pengembangan Kemendikbud, meliputi Provinsi Banten, Ma­luku Utara, Kalimantan Barat, dan Gorontalo.

 

Sumber :

https://www.surveymonkey.com/r/3XKR6YR

Jokowi Singgung Sistem Pendidikan Berbasis Digital

Jokowi Singgung Sistem Pendidikan Berbasis Digital

Jokowi Singgung Sistem Pendidikan Berbasis Digital

Presiden RI Joko Widodo atau Jokowi ikut menghadiri pertemuan para pemimpin

negara KTT G20 di Osaka Jepang. Pertemuan ter­sebut merupakan konferensi para pe­mimpin negara di 20 negara dengan ekonomi terbesar.

Dalam pertemuan tersebut, Presiden Jokowi mengangkat isu terkait akses pendidikan dan pemberdayaan perem­puan.

”Kita semua paham bahwa akses pen­didikan dan pemberdayaan perem­puan merupakan elemen penting untuk mencapai target Sustainable Develop­ment Goals. Dan itu memerlukan kerja sama kita semua,” kata Jokowi di depan para pemimpin negara anggota G20.

Terkait pendidikan, mantan wali kota Solo itu menegaskan perlunya penye­suaian

sistem pendidikan saat ini yang menurutnya masih mengikuti pola pendidikan yang lama. Padahal, di era digital seperti sekarang ini, Jokowi me­nyadari adanya perubahan terkait pola mental dan pola pergaulan anak-anak di abad ke-21.

”Anak kita sekarang hidup di eranya YouTube video yang rata-rata panjang­nya hanya 12 menit, di eranya Instagram video atau Twitter video yang rata-rata panjangnya 6 menit atau bahkan se­pendek 1 menit. Dulu, anak-anak ber­gaul dengan misalnya naik sepeda bersama, sekarang anak kita bergaul dengan ramai-ramai main video game ’Massive multi-player online game’ se­perti Fortnite dan Minecraft,” tutur Jo­kowi. Terkait partisipasi perempuan, Jokowi mengatakan bahwa peran pe­rempuan dalam ekonomi, politik dan kehidupan bermasyarakat masih jauh dari potensi yang ada. Padahal, men­urutnya, di era berbagai tren yang di­picu digitalisasi dan globalisasi, wanita bisa lebih unggul daripada pria.

”Perempuan lebih rajin, lebih tekun, lebih detail, lebih sabar dan lebih team-work

daripada kita. Karena e-Commer­ce dan teknologi membutuhkan karak­ter seperti itu, sehingga meningkatkan partisipasi perempuan dalam bisnis, ekonomi dan politik otomatis akan me­ningkatkan pertumbuhan ekonomi dan daya saing nasional di era digital,” ung­kap Presiden Jokowi. Sebab itu, mantan gubernur DKI Jakarta itu menyebut ke depan pemerintahannya akan fokus pada pembangunan sumber daya ma­nusia. Indonesia, sambungnya, memi­liki 68,6 persen atau sekitar 181,3 juta orang berada pada usia produktif. ”Agar penduduk usia produktif tersebut men­jadi bonus demografi diperlukan sum­ber daya manusia yang berkualitas dan berdaya saing,” ucapnya.

 

Sumber :

https://www.surveymonkey.com/r/3R25WYF

Saluran Telepon ke Internet

Saluran Telepon ke Internet

Saluran Telepon ke Internet

Pada kesempatan ini kita akan membatasi instalasi sederhana sebuah warung Internet menggunakan saluran telepon yang sifatnya dial-up tidak on terus menerus 24 jam. Tentunya minimal dibutuhkan sebuah PC sebagai gateway yang di hubungkan ke penyedia jasa Internet (ISP) melalui modem yang terhubung ke saluran telepon. Pengenalan modem pada PC dapat dengan mudah dilakukan melalui perintah “Start – Setting – Control Panel – Modem” yang kemudian akan mendeteksi modem yang dihubungkan ke PC gateway. Dengan cara ini maka modem akan dikenal oleh PC gateway yang kita gunakan.

Langkah selanjutnya yang perlu dilakukan agar PC gateway dapat mengkaitkan diri ke Internet melalui penyedia jasa Internet (ISP) melalui modem telepon yang kita miliki adalah dengan mensetup fasilitas Dial up Networking.

Fasilitas dialup networking terdapat pada “My Computer – Dia Up Networking” pada layar komputer sebelah kiri atas. Tampak pada gambar adalah window dari My Computer setelah di klik. Di situ tampak beberapa ikon termasuk ikon fasilitas Dial Up Networking.

Jika fasilitas Dial Up Networking kita klik, dengan asumsi bahwa kita sama sekali belum pernah mensetupfasilitas Dial Up Networking, maka kita akan melihat ikon Make New Connection. Ikon fasilitas Make New Connection akan kita gunakan untuk menset Fasilitas Dial Up Networking yang kita butuhkan. Kebetulan dalam window yang dicontohkan selain ikon Make New Connection telah ada cukup banyak ikon yang telah di set untuk melakukan hubungan dial-up ke beberapa ISP di beberapa kota besar di Indonesia.

Jika ikon Make New Connection di klik untuk menset sebuah hubungan dial-up maka akan tampil beberapa buah window yang dapat digunakan untuk menset hubungan dial up melalui telepon. Pada prinsipnya hanya ada dua buah window utama yang perlu di set pada saat menset hubungan dial-up PC gateway.

Yang pertama adalah window yang memungkinkan kita untuk memilih jenis modem mana yang akan digunakan untuk dial-up. Modem yang dipilih harus dikenalkan dulu kepada system pada bagian “Start – Setting – Control Panel – Modem” atau “Start – Setting – Control Panel – Add New Hardware”. Di samping itu, window ini juga memberikan fasilitas bagi kita untuk menamakan hubungan dialup yang digunakan.

Window selanjutnya adalah tempat kita memasukan nomor telepon dial up dari penyedia jasa Internet (ISP) tempat komputer kita akan terhubung. Sebagai contoh di window tersebut tertera 251-5030 yang merupakan nomor telepon modem di ITB. Bandung.

Baca Juga :

Teknik Routing

Teknik Routing

Teknik Routing

Ada beberapa isu utama dalam mengkaitkan sebuah jaringan area lokal (LAN) ke jaringan Internet yang lebih besar. Tentunya secara logika dapat kita bayangkan bahwa harus ada minimal saluran komunikasi fisik yang menyambungkan LAN dengan Internet. Alternatif saluran komunikasi yang tersedia di Indonesia sebetulnya cukup banyak, misalnya, ada yang menggunakan VSAT (satelit), leased line, packet radio, DirectPC dan tentunya telepon. Pada kesempatan ini, saya hanya membatasi pada saluran komunikasi melalui telepon dial-up yang mungkin cocok untuk sekolah-sekolah menengah maupun warung Internet yang tidak terlalu besar.

Beberapa rekan mungkin ingin sekali bereksperimen menggunakan packet radio yang mungkin dapat memberikan solusi alternatif untuk kondisi sarana komunikasi di lapangan yang lebih berat, sangat kami sarankan untuk aktif bergabung di mailing list [email protected], [email protected], [email protected] dan coba mengakses informasi-informasi di ftp://ftp.ucsd.edu/hamradio/packet/tcpip, http://www.tapr.org, http://www.packetradio.org, http://hydra.carelton.ca dan masih banyak lagi di Internet.

Di masa mendatang, kemungkinan besar berawal di tahun 2000 teknologi DirectPC menggunakan VSAT akan mulai menjadi alternatif yang sangat menarik bagi instalasi sebuah warung Internet karena murah dan memiliki bandwidth yang cukup besar. Beberapa perusahaan yang sedang mempersiapkan teknologi ini pada saat tulisan ini ditulis adalah Infokom (Elektrindo Nusantara) & Telkom. Sebetulnya cukup banyak perusahaan asing yang memberikan jasa ini seperti Orion / Loral di Hawaii.

Setelah saluran komunikasi fisik tersambung, masalah lain yang harus dihadapi adalah masalah setup perangkat lunak yang digunakan. Paling tidak ada tiga (3) macam setup yang harus dilakukan, yaitu:

• Setup routing dan domain name agar sekolah / warung Internet kita dapat dikenal di Internet. Pada tulisan ini hanya diterangkan secara singkat yang perlu saja, sedang bagi pembaca yang ingin mempelajari lebih mendalam sangat saya sarankan untuk membaca buku kami berjudul “TCP/IP: disain, implementasi” yang diterbitkan oleh Elexmedia yang telah membahas dengan lengkap tentang teknik-teknik ini.

• Setup PC yang akan menjadi gateway ke Internet. Pada bagian ini akan dijelaskan beberapa inti setup yang perlu dilakukan, agar PC gateway dapat menyambungkan sebuah LAN ke Internet. Sedang detail setup khususnya untuk aplikasi e-mail dan Web akan diterangkan pada bagian yang lain.

• Terakhir adalah setup setiap workstation / PC yang tersambung di LAN agar dapat berbicara dengan baik dengan PC gateway – supaya dapat dengan lancar menggunakan sebuah saluran telepon secara bersama-sama.

Semua contoh yang akan di ambil dalam bagian ini akan menggunakan sistem operasi Windows98 sebagai referensinya. Tentunya konsep yang sama akan dapat diimplementasikan dengan baik di sistem operasi lain seperti UNIX, FreeBSD dan Linux dengan format / sintaks yang berbeda.

Sumber : https://fascinasiansblog.com/