Ini Dia Cara Menggabungkan File PDF Menjadi Satu Di PC Dan Android

Ini Dia Cara Menggabungkan File PDF Menjadi Satu Di PC Dan Android

 

Ini Dia Cara Menggabungkan File PDF Menjadi Satu Di PC Dan Android
Ini Dia Cara Menggabungkan File PDF Menjadi Satu Di PC Dan Android

Kamu sedang mencari cara menggabungkan file PDF menjadi satu?

Kalau begitu kamu sedang membaca artikel yang tepat.

Pasalnya, dalam artikel Androbuntu kali ini saya akan memberikan panduan lengkap bagaimana cara menggabungkan file PDF menjadi satu di Android ataupun di PC.

Seperti yang kita ketahui bersama bahwa PDF menjadi salah satu jenis file standar untuk dokumen digital.

Untuk kamu yang sering bekerja dengan dokumen digital, pasti sudah tidak asing lagi dengan PDF.

Nah, terkadang ada kalanya kita harus menggabungkan file PDF menjadi satu.

Tapi sayangnya menggabungkan file PDF tidaklah semudah menggabungkan gambar.

Oleh karena itu banyak pengembang yang tertarik untuk mengembangkan aplikasi khusus untuk menggabungkan file PDF.

Dalam tutorial kali ini ada 2 cara yang bisa kamu gunakan untuk menggabungkan beberapa file PDF menjadi satu.

Pertama dengan tanpa menggunakan aplikasi, dan kedua dengan menggunakan aplikasi Android.

Langsung saja, ikuti cara dibawah ini untuk menggabungkan file PDF menjadi satu.

Baca juga: Cara Mengubah JPG Menjadi PDF Di Android
1. Cara Menggabungkan File PDF Tanpa Software

Metode pertama yang bisa kamu gunakan sebagai salah satu cara menggabungkan file PDF tanpa software adalah menggunakan smallpdf.

Karena berbasis website, maka cara ini bisa digunakan untuk PC ataupun Android.

Berikut ini adalah tutorial lengkapnya:
Advertisement

1. Pertama buka browser di PC atau Android kamu. Kemudian arahkan ke website https://smallpdf.com/merge-pdf

2. Berikutnya upload file PDF yang ingin kamu gabungkan menjadi satu. Kamu bisa memilih lebih dari 2 file PDF. Oh, ya. Selain upload file PDF dari komputer, kamu juga bisa menggunakan file PDF yang tersimpan di Dropbox ataupun Google Drive. Jadi lebih praktis.

3. Setelah semua file PDF di upload, berikutnya klik tombol “MERGE PDF”.

cara menggabungkan file pdf per halaman online

4. Berikutnya tinggal tunggu saja hingga website tersebut menggabungkan file PDF kamu menjadi satu.

5. Jika file PDF sudah bergabung menjadi satu, klik tombol “Download File Now” untuk menyimpan file PDF tersebut.

Baca juga: Cara Mengubah PDF Ke Word Tanpa Aplikasi
Tips Tambahan: Menggabungkan File PDF Berdasarkan Halaman

Jika kamu sedang mencari cara menggabungkan file PDF per halaman online, maka cara diatas juga bisa digunakan untuk hal tersebut.

Caranya, setelah upload file, klik tombol “Page mode”. Kemudian pilih halaman dari kedua file PDF yang ingin kamu gabungkan.

cara menggabungkan 2 halaman pdf menjadi 1 halaman

Berikutnya tinggla sentuh tombol “MERGE PDF”.

Dengan cara ini, nantinya file PDF kamu hanya akan berisi halaman-halaman dari kedua file PDF yang tadi kamu pilih.

Sangat cocok digunakan untuk menyalin beberapa lembar PDF dari beberapa file yang berbeda.

Baca juga: Cara Print Bolak Balik Di Word
2. Cara Menggabungkan File PDF Di Android

Berikutnya, cara menyatukan file PDF yang terpisah paling praktis adalah menggunakan Android.

Karena kamu hanya butuh ponsel Android, tidak perlu lagi PC ataupun laptop.

Jika kamu lebih nyaman menggunakan Android, maka jangan khawatir.

Karena ada aplikasi Android khusus untuk menggabungkan file PDF.

Ikuti tutorial lengkapnya dibawah ini:

1. Pertama download dulu aplikasi PDF Merge di Google Play Store.

2. Kalau sudah, berikutnya buka aplikasi PDF Merge yang tadi kamu download.

3. Kemudian klik tombol “+” dan carilah file PDF yang ingin gabungkan. Kamu bisa memilih 2, 3, atau lebih file PDF untuk digabungkan.

cara menggabungkan file pdf tanpa software

4. Kalau file PDF sudah dipilih, kemudian sentuh tombol “MERGE” berwarna merah yang ada di pojok kanan paling bawah.

cara menggabungkan file pdf di android

5. Berikutnya akan muncul dua opsi penggabungan PDF, yaitu “Fast merging” dan “Slow merging”. “Fast merging” adalah penggabungan mode cepat tapi berbayar. Sedangkan “Slow merging” adalah penggabungan mode lambat tapi gratis. Silahkan gunakan yang gratis saja.

cara menyatukan file pdf yang terpisah

6. Selanjutnya tinggal tunggu saja file PDF kamu akan digabung menjadi satu.

Cara menggabungkan 2 halaman PDF menjadi 1 halaman menggunakan Android menurut saya adalah yang paling praktis.

Karena Sobat Androbuntu tidak perlu membuka laptop ataupun PC. Sangat praktis.

Baca juga: 5 Aplikasi Office Terbaik Selain Microsoft Office
Kesimpulan

Nah, itu dia tadi tutorial lengkap cara menggabungkan file PDF menjadi satu. Baik secara offline maupun online. Baik di PC ataupun di Android.

Untuk kamu yang sering bekerja dengan menggunakan file PDF, tentu akan sangat terbantu dengan tutorial diatas.

Jangan lupa bookmark artikel ini, siapa tahu nanti kamu lupa caranya. Bisa baca artikel ini lagi deh. Hihi.

Sumber:

https://linda134.student.unidar.ac.id/2020/03/maxthonapk.html

Cara Membuat Nomor Halaman Di Google Docs Dengan Mudah

Cara Membuat Nomor Halaman Di Google Docs Dengan Mudah

 

Cara Membuat Nomor Halaman Di Google Docs Dengan Mudah
Cara Membuat Nomor Halaman Di Google Docs Dengan Mudah

Google Docs kini sudah lumrah di gunakan oleh berbagai kalangan untuk menggantikan Microsoft Word.

Mulai dari mahasiswa, pekerja kantoran, blogger, hingga anak sekolahan.

Google Docs sendiri sudah mengadopsi banyak sekali fitur yang ada di Microsoft Word.

Sehingga apapun yang bisa dibuat di Microsoft Word, bisa juga kita buat di Google Docs.

Salah satunya adalah menambahkan nomor halaman di dokumen.

Penambahan nomor dokumen ini biasanya dibutuhkan untuk menulis dokumen-dokumen formal seperti paper, skripsi, dan lainnya.

Untuk kamu yang menggunakan Google Docs untuk mengetik dokumen, maka tutorial ini tentu akan menambah pengetahuian kamu tentang Google Docs.

Baca juga: Cara Menggunakan Google Docs Offline Di Google Chrome
Cara Membuat Nomor Halaman Di Google Docs

1. Pertama, buka dokumen di Google Docs yang ingin kamu tambahkan nomor halaman.

2. Kalau sudah dibuka dokumennya, kemudian klik menu Sisipkan > Header dan nomor halaman > Jenis halaman.

Cara Membuat Nomor Halaman Di Google Docs Dengan Mudah

3. Kemudian pilih dimana nomor halaman akan ditampilkan. Entah itu di atas ataupun dibawah dokumen.

Cara Membuat Nomor Halaman Di Google Docs Dengan Mudah

4. Seketika maka dokumen Google Docs kamu akan diberi nomor halaman.
Tips Tambahan

Secara default nomor halaman akan tampil di sisi kanan dokumen.

Jika kamu memilih nomor halaman dibagian atas, maka nomor halaman akan tampil di pojok kanan atas dokumen.

Sedangkan jika kamu memilih halaman dibagian bawah, maka nomor halaman akan tampil di pojok kanan bawah dokumen.

Sobat Androbuntu juga bisa memindahkan nomor halaman tersebut ke tengah ataupun ke sisi kiri dokumen.

Caranya adalah dengan mem-blok nomor halaman, kemudian klik tool “Rata tengah” atau “Rata kiri”. Tergantung dimana posisi halaman yang kamu inginkan.

Untuk menghapus nomor halaman juga sangat mudah, yaitu tinggal di blok saja nomor halamannya, kemudian tekan tombol “Del” di keyboard.

Maka nomor halaman akan hilang. Seperti perasaanku padanya yang kini telah hilang. #hiks

Baca juga: Cara Mengubah File Google Docs Menjadi Microsoft Word
Kesimpulan

Bagaimana, ternyata sangat mudah bukan?

Di awal-awal menggunakan Google Docs, kamu mungkin akan sedikit kesulitan memanfaatkan semua fitur yang ada di Google Docs.

Tapi jika dibiasakan dan digunakan setiap hari, nanti juga akan hafal sendiri.

Oleh karena itu Androbuntu akan memberikan tutorial seputar Google Docs agar bisa menjadi jawaban atas pertanyaan teman-teman yang menggunakan Google Docs.

Sumber:

https://linda134.student.unidar.ac.id/2020/03/racingapk.html

OPPO Pamer Teknologi 5X Dual-Camera Zoom, Apa Istimewanya?

OPPO Pamer Teknologi 5X Dual-Camera Zoom, Apa Istimewanya?

OPPO Pamer Teknologi 5X Dual-Camera Zoom, Apa Istimewanya

Di ajang bergengsi MWC 2017, OPPO turut berpartisipasi bersama vendor-vendor

terkemuka lainnya. OPPO memanfaatkan ajang ini untuk memperkenalkan secara eksklusif fitur 5x Dual-Camera Zoom, sebuah teknologi dual-camera untuk smartphone dengan struktur periskop pertama di dunia.

Teknologi ini menawarkan kemampuan lossless zoom 5x pada smartphone, sebuah

terobosan inovasi yang menghasilkan standar lebih tinggi dibandingkan fungsi zoom 2x yang tersedia di pasaran saat ini (iPhone 7 Plus). Pengguna juga dapat menikmati kemampuan image stabilization yang belum pernah ada sebelumnya dengan bentuk smartphone yang tetap tipis dan ramping.

OPPO bekerja selama hampir satu tahun untuk mengembangkan terobosan

teknologi dual-camera berstruktur periskop tersebut. Teknologi 5x Dual-Camera Zoom terinspirasi dari periskop yang terdapat pada kapal selam. Dual-camera terbaru ini menggunakan wide-angle dan lensa telephoto, sementara kerangka lensa telephoto menggunakan struktur periskop secara inovatif.

 

Baca Juga :

Eksekutif Huawei Sebut RAM 6 GB di Smartphone Mubazir

Eksekutif Huawei Sebut RAM 6 GB di Smartphone Mubazir

Eksekutif Huawei Sebut RAM 6 GB di Smartphone Mubazir

Dahulu orang membayangkan bagaimana jika perangkat smartphone dihadirkan dengan RAM sekelas PC. Namun kini, semua itu bukan angan-angan belaka. Faktanya, di pasar sudah banyak beredar smartphone dengan RAM sebesar mencapai 4 GB. Bahkan, persaingan antara produsen smartphone kini sudah memasuki pada tahap persaingan smartphone dengan RAM 6 GB dan 8 GB.

Vivo menjadi yang pertama menghadirkan smartphone Xplay 5 Elite yang telah

didukung RAM sebesar 6 GB. Menyusul kemudian produsen smartphone lainnya seperti Samsung, OnePlus, dan Xiaomi. Namun pertanyaan yang paling mendasar apakah memang kita benar-benar membutuhkan RAM sebesar itu pada smartphone yang kita miliki?Seorang eksekutif Huawei menyatakan itu tidak perlu.

Seperti dikutip dari Gizmochina, seorang eksekutif Huawei bernama Lao Shi,

melalui akun Weibo-nya (@HW Lao Shi) mengungkapkan pendapatnya mengenai smartphone dengan RAM besar. Menurutnya, RAM 4 GB sudah sangat mencukupi bagi smartphone untuk bisa berjalan dengan lancar.

Ia menambahkan, dari serangkaian tes yang dilakukan menunjukkan smartphone

Huawei dengan RAM 4 GB (dipasangkan dengan Kirin 960) tampil lebih baik dibandingkan dengan smartphone yang menggunakan RAM 6 GB. Kuncinya sebenarnya ada pada optimalisasi sistem operasi dan ia mengutip contoh iOS yang tidak memerlukan RAM besar untuk berjalan lancar.

 

sumber :

https://aldirenaldi.blog.institutpendidikan.ac.id/jigsaw-apk/

Xiaomi Mi MIX II Gunakan Sensor Fingerprint di Dalam Layar?

Xiaomi Mi MIX II Gunakan Sensor Fingerprint di Dalam Layar?

Xiaomi Mi MIX II Gunakan Sensor Fingerprint di Dalam Layar

Beberapa waktu lalu, Lei Jun selaku CEO dan Co-founder Xiaomi telah mengatakan

bahwa Xiaomi sedang mengembangkan Xiaomi Mi MIX II dengan mengajak kembali desainer Philippe Starck yang merupakan perancang Xiaomi Mi MIX generasi pertama. Dalam Mi MIX II, Lei Jun menginginkan hadirnya sesuatu yang lebih inovatif dan mengejutkan.

Dikabarkan Xiaomi Mi MIX II akan hadir dengan layar yang memiliki bezel lebih

tipis lagi, bahkan body ratio yang dimilikinya akan melebihi angka 91,3 persen. Selain itu, Xiaomi juga akan menghilangkan berbagai tombol fisik pada smartphone yang satu ini. Tentu saja hal ini akan menjadi sesuatu yang radikal apabila smartphone tidak memiliki tombol fisik.

Tak hanya itu, seorang analis bernama Pan Jiutang mengatakan bahwa sensor

fingerprint dalam layar akan tersemat dalam perangkat ini karena tombol fisiknya dihilangkan. Apabila hal ini sampai benar maka Xiaomi Mi MIX II akan menjadi smartphone pertama asal Cina yang menggunakan sensor tersebut.

 

sumber :

https://aldirenaldi.blog.institutpendidikan.ac.id/blood-card-apk/

Redmi Y3 Muncul dalam Sebuah Video Pendek

Redmi Y3 Muncul dalam Sebuah Video Pendek

 

Redmi Y3 Muncul dalam Sebuah Video Pendek
Redmi Y3 Muncul dalam Sebuah Video Pendek

Redmi yang kini menjadi sub-brand dari Xiaomi di minggu ini akan merilis Redmi

Y3. Perangkat kelas menengah ini akan menjadi smartphone pertama Redmi yang datang dengan dukungan kamera depan alias selfie-camera bereselosi 32 MP.

Namun menjelang peluncurannya, Xiaomi India telah merilis video yang menguji

kualitas dari smartphone tersebut. Video berdurasi kurang dari satu menit itu mengonfirmasi bahwa perangkat memang akan diluncurkan sebagai Redmi Y3.

Smartphone ini memiliki dukungan kamera belakang ganda yang diposisikan secara vertikal di sudut kiri. LED flash ditempatkan di bawah sensor kamera dan pemindai sidik jari ada di tengah. Perangkat yang dipertontonkan berwarna biru, tetapi karena desainnya perangkat tersebut memantulkan warna pelangi.

How about the build quality? See it for yourself. Will you drop your phone like that? #32MPSuperSelfie arriving on 24-04-2019. pic.twitter.com/rYOguJazj3

— Mi India (@XiaomiIndia) April 20, 2019

Di bagian depan, Redmi Y3 memiliki layar yang dipercantik dengan poni tetesan air.

Ya! Poni inilah yang menjadi rumah dari kamera depan dengan resolusi 32 MP. Lantas, bagaimana dengan durabilitas atau daya tahan smartphone tersebut?

Dalam video tersebut bisa kita lihat, Redmi Y3 dimasukkan ke dalam keranjang sampah yang kemudian dijatuhkan menuruni anak tangga. Dari kejauhan, smartphone tersebut tidak mengalami masalah, tetapi kita tidak bisa melihat dari dekat untuk mengetahui apakah bodinya selamat tanpa cedera.

Baca Juga:

 

 

Redmi Y3 Resmi Meluncur, Dijual Seharga Rp2 Juta

Redmi Y3 Resmi Meluncur, Dijual Seharga Rp2 Juta

 

Redmi Y3 Resmi Meluncur, Dijual Seharga Rp2 Juta
Redmi Y3 Resmi Meluncur, Dijual Seharga Rp2 Juta

Setelah beberapa minggu bocorannya menghiasi jagat maya, Xiaomi secara resmi

meluncurkan smartphone Redmi terbarunya, Redmi Y3. Menariknya, meluncur perdana di India, Redmi Y3 datang bersama dengan Redmi 7. Kedua smartphone ini pada dasarnya identik terlepas dari kamera depannya.

Redmi Y3 datang dengan kamera depan 32 MP, tertinggi dalam jajaran perangkat Xiaomi. Selain itu, smartphone ini juga sudah dilengkapi dengan bahasa desain Aurora yang baru, dengan lekukannya yang halus dan dukungan dual Gorilla Glass 5.

Bisa dibilang, Xiaomi memposisikan Redmi Y3 sebagai mesin selfie terbaik dan menetapkan harga secara agresif untuk bersaing di segmen “budget smartphone”. Pada bagian depan, Y3 datang dengan layar IPS berukuran 6,26 inci dan masih memiliki resolusi HD+.

Smartphone ini juga sudah memiliki filter cahaya biru bersertifikasi TUV. Kamera depan 32 MP berada di dalam poni bergaya waterdrop yang juga dikemas dengan kemampuan deteksi AI Scene, bidang pandang 80 derajat dan dukungan EIS untuk stabilisasi video.

Sementara itu, pada bagian belakangnya, Xiaomi melengkapi Redmi Y3 dengan

dual-camera yang memiliki konfigurasi 12 MP sebagai lensa utama ditambah 2 MP sebagai lensa kedalaman. Di bawah kamera ada LED flash dan disebelahnya kanannya ada pembaca sidik jari.

Nah! Untuk dapur pacunya, Xiaomi mempercayakan Snapdragon 632 yang dipadukan pilihan RAM 3 GB atau 4 GB bersama dengan penyimpanan internal 32 GB atau 64 GB. Menariknya, masih ada slot microSD yang mampu menampung data tambahan hingga 512 GB.

Baterai yang ditanam ke dalam smartphone ini berkapasitas 4.000 mAh dan

dilengkapi dengan pengisi daya 10W. Sama seperti Redmi 7 yang juga sudah meluncur ke Indonesia, Redmi Y3 juga dibekali dengan lapisan hidrofobik P2i sehingga perangkat ini tahan dengan percikan air.

Sumber:

https://www.quibblo.com/story/Dc4g-Qzb/Understanding-of-Applied-Art

Menjajal Vivo APEX 2019 si Hape Teraneh di Dunia

Menjajal Vivo APEX 2019 si Hape Teraneh di Dunia

 

Menjajal Vivo APEX 2019 si Hape Teraneh di Dunia
Menjajal Vivo APEX 2019 si Hape Teraneh di Dunia

Vivo pada akhir Januari 2019 lalu telah memperkenalkan Vivo APEX 2019. Ya! Bisa dibilang, inilah smartphone prototype yang dikembangkan oleh Vivo untuk “memamerkan” teknologi yang dikembangkannya. Diakui, smartphone ini muncul dengan membawa segudang teknologi terkini.

Nah! Vivo pun kini turut memamerkan secara langsung smartphone tersebut ke

hadapan sejumlah media dan tech-reviewer Indonesia. Tidak terkecuali, DroidLime pun diberi kesempatan untuk mencicipi langsung smartphone nir-tombol ini.

Vivo APEX 2019 hadir dengan konsep Super Unibody. Bagian belakang smartphoen ini dibuat melalui teknologi kaca yang kompleks. Oleh karena itu, bodi kaca yang terintegrasi tanpa celah sangat terasa ketika kita menggenggam Vivo APEX 2019.

Vivo mengemas Vivo APEX 2019 dengan tiga pilihan warna, yakni Titan Silver, Quartz White dan Meteor Gray. Keunikan lainnya, smartphone ini tidak lagi dibuat dengan menyertakan tombol Power dan Volume yang biasanya terdapat pada bagian samping perangkat.

Artinya, smartphone ini datang dengan teknologi Touch Sense untuk menggantikan fungsi tombol Powwr dan Volume. Dengan begitu, Vivo APEX 2019 pun terlihat lebih ringkas. Tidak ketinggalan, pemindai sidik jari alias fingerprint ditempatkan secara menyeluruh di area layar.

Sementara di sisi software, APEX 2019 telah mencapai sensitivitas dan kecerahan tinggi, untuk mencapai pengalaman pengenalan yang lebih baik. Ya! Pabrikan smartphone asal Cina tersebut mengklaim hal ini bisa terjadi berkat optimasi algoritma yang terus dikerjakan secara berkelanjutan.

Untuk urusan audio, Vivo pun tidak melupakannya. APEX 2019 menciptakan fungsi pelepasan eksternal melalui getaran layar. Ya! Vivo menganti lubang speaker dengan mengadopsi teknologi speaker keramik piezoelektrik ganda, sehingga bagian belakang bodi smartphone dapat menghasilkan suara.

Vivo pun juga menghilangkan port atau lubang pengisian daya. Sebagai gantinya,

Vivo memuat Magnetic Port atau yang disingkat sebagai MagPort. Fitur pengisian daya terkini diletakkan oleh Vivo di bagian belakang perangkat.

Datang sebagai smartphone modern, Vivo juga melengkapi APEX 2019 dengan Liquid Cooling Technology. Ya! Vivo memperkenalkan pelat pendingin cair berukuran besar di bawah alumunium konduktivitas tinggi dan heat-sink multi-layer grafit.

Vivo pun mengklaim bahwa papan insulasi berpendingin cairan yang ada pada

APEX 2019 memiliki ukuran terbesar di industri smartphone saat ini. Area pembungan panasnya adalah 4 hingga 6 kali dari pipa panas biasa, dan efesiensi pembuangan panas juga telah ditingkatkan beberapa kali.

Sumber:

https://www.quibblo.com/story/Dc4h-ndE/Racing-Horizon-Unlimited-Race-Apk

Penjualan Perdana iPhone 8 di London Sepi Peminat, Kok Bisa?

Penjualan Perdana iPhone 8 di London Sepi Peminat, Kok Bisa?

Penjualan Perdana iPhone 8 di London Sepi Peminat, Kok Bisa

Bukan lagi hal yang luar biasa apabila disetiap peluncuran iPhone terbaru, antrean

pembeli sangat ramai. Tidak hanya panjang, bahkan para pembeli rela mengantre jauh-jauh hari sebelum tanggal penjualan agar dapat menjadi pemilik pertama iPhone tersebut. Namun kali ini ada sedikit perbedaan pada peluncuran iPhone 8 di London dengan antrean tidak membludak seperti biasanya.

Salam bin Mohammed merupakan pria berumur 24 tahun asal Stratford yang

menjadi pemilik pertama iPhone 8 Plus. Ia sudah mengantre dari jam sepuluh malam dihari sebelumnya agar mendapat antrean yang pertama. Selain itu, ia juga mengatakan bahwa antrean iPhone kali ini tidak seramai iPhone sebelumnya dimana Salam bin Mohammed juga ikut antre pada peluncuran iPhone 6s.

Salam bin Mohammed sendiri lebih menyukai iPhone 8 Plus ketimbang iPhone X

karena masih membutuhkan tombol home fisik. Ia juga mengatakan bahwa dirinya ingin merayakan sepuluh tahun peluncuran iPhone dengan mengantre iPhone 8 Plus dan telah menggunakan iPhone delapan tahun lamanya. Kamera bagus milik iPhone 8 Plus juga menjadi alasan mengapa Salam bin Mohammed membelinya.

 

Baca Juga :

Dua Smartphone Huawei Masuk Sertifikasi CCC, Inikah Mate 10 Series?

Dua Smartphone Huawei Masuk Sertifikasi CCC, Inikah Mate 10 Series?

Dua Smartphone Huawei Masuk Sertifikasi CCC, Inikah Mate 10 Series

Awal bulan ini, dua smartphone besutan Huawei dengan nomor model ALP-AL00 dan ALP-TL00 telah masuk ke dalam badan sertifikasi China Compulsory Certificate (CCC). Sayangnya, tak ada informasi yang bisa digali, terutama spesifikasi hardware kedua smartphone tersebut.

Namun, dari badan sertifikasi tersebut bisa terungkap bahwa kedua smartphone milik Huawei tersebut akan segera diluncurkan di Cina. Keduanya bakal dibekali dengan charger HW-0504C00, yang merupakan charger yang sma dengan yang ada pada Huawei Mate 9.

Mengingat Huawei telah mengonfirmasi secara resmi bahwa Mate 10 Series akan

dirilis pada tanggal 16 Oktober 2017 mendatang, asumsi yang cukup kuat mengarahkan ALP-AL00 dan ALP-TL00 adalah dua perangkat yang masuk ke dalam lini smartphone tersebut.

Dugaan ini pun cukup beralasan, pasalnya Mate 10 dilaporkan memiliki kode penamaan ALPS. Dengan begitu, kehadiran dua smartphone dengan nomor model ALP yang terdaftar di dalam badan sertifikasi CCC disinyalir sebagai model Mate 10.

Adapun varian Mate 10 yang rumornya cukup kuat beredar di dunia maya adalah

Mate 10 dan Mate 10 Pro. Varian pertama, yakni Mate 10 diprediksi akan hadir dengan dukungan sensor fingerprint di bagian depan memiliki layar Edge Curved 5,9 inci dengan rasio 16:9.

Sedangkan Mate 10 Pro akan muncul dengan layar penuh berukuran 6 inci dengan

rasio 18:9. Sedangkan dukungan sensor fingerprint ditempatkan di bagian belakang perangkat. Mate 10 memiliki layar dengan resolusi FullHD, sedangkan layar Mate 10 Pro resolusinya sudah QHD+.

 

sumber :

https://pendidikan.id/main/forum/diskusi-pendidikan/mata-pelajaran/12376-dampak-positif-dan-negatif-globalisasi-dari-segala-aspek