Pemkab Bekasi Dukung Pendidikan Vokasi

Pemkab Bekasi Dukung Pendidikan Vokasi

Pemkab Bekasi Dukung Pendidikan Vokasi

Menteri Perindustrian RI, Airlangga Hartarto (keempat kanan) berfoto bersama saat hadir dalam groundbreaking Politeknik Manufactur Astra di Kawasan Industri Delta Silicon II belum lama ini. IST/RADAR BEKASI

RadarBekasi.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi mendukung pembangunan Politeknik Manufacturing (Polman) Astra yang berlokasi di Kawasan Industri Delta Silicon 2 belum lama ini. Pembangunan tersebut dinilai sebagai wujud komitmen astra untuk memajukan pendidikan vokasi di Indonesia.

Asisten Pemerintahan dan Kerjasama Pemkab Bekasi, Carwinda mengapresiasi dibangunnya gedung baru Politeknik Manufactur Astra di Cikarang. Karena, dinilai dapat bermanfaat bagi masyarakat secara keseluruhan terutama putra-putri yang ada di Kabupaten Bekasi.

Ia mengharapkan kampus tersebut dapat berkontribusi dalam meningkatkan SDM

khususnya di Kabupaten Bekasi serta menunjang link and match yang berkompeten.
IMG-20190513-WA0005-01
SAMBUTAN : Asda I Pemkab Bekasi, Carwinda memberikan sambutan pada kegiatan ground breaking Politeknik Manufactur Astra di Kawasan Industri Delta Silicon II belum lama ini. IST/RADAR BEKASI

Saya berharap dapat memacu untuk anak-anak yang ada di Kabupaten Bekasi agar bisa belajar, sehingga kita bisa sama-sama memajukan negara dan bangsa ini,” singkatnya.

Presiden Direktur PT Astra International Tbk, Prijonon Sugiarto menuturkan, kampus ini akan menjadi kampus terbesar setelah kampus Polman Astra di Sunter, Jakarta Utara.

Kata Prijono, kampus yang dirancang dengan konsep green campus di atas tanah

seluas lima hektare dengan total luas bangunan 47 ribu meter persegi ini dilengkapi dengan fasilitas penunjang kegiatan perkuliahan. Yakni, ruang pembelajaran, laboratorium, workshop, teaching factory serta asrama untuk mahasiswa baru.

Kapasitas kampus baru ini diharapkan empat kali lebih besar dibandingkan kapasitas kampus yang ada saat ini,” bebernya.

Menurutnya, pendidikan vokasi termaju saat ini ada di Jerman. Sebab, mampu

mengekspor delapan kali lebih banyak dari Indonesia dengan jumlah penduduk yang tidak sebanyak Indonesia.

“Saya coba pelajari, di Jerman usia 16 tahun sudah bisa memilih melanjutkan ke pendidikan vokasi atau ke SMA. Pendidikan vokasi dipelajari secara langsung lewat praktik lapangan dari Senin hingga Jumat, sisanya teori. Jadi di sana murid mempelajari pendidikan vokasi penuh. Ini yang membuat Jerman unggul,” ucapnya.

 

Sumber :

https://ruangseni.com/