Counal Of Europe Convention

Counal Of Europe Convention

Counal Of Europe Convention

Saat ini berbagai upaya telah dipersiapkan untuk memerangi cybercrime. The Organization for Economic Co-operation and Development (OECD) telah membuat guidelines bagi para pembuat kebijakan yang berhubungan dengan computer-related crime, di mana pada tahun 1986 OECD telah mempublikasikan laporannya yang berjudul Computer-Related Crime: Analysis of Legal Policy. Laporan ini berisi hasil survey terhadap peraturan perundang-undangan Negara-negara Anggota beserta rekomendasi perubahannya dalam menanggulangi computer-related crime tersebut, yang mana diakui bahwa sistem telekomunikasi juga memiliki peran penting dalam kejahatan tersebut.

Melengkapi laporan OECD, The Council of Europe (CE) berinisiatif melakukan studi mengenai kejahatan tersebut. Studi ini memberikan guidelines lanjutan bagi para pengambil kebijakan untuk menentukan tindakan-tindakan apa yang seharusnya dilarang berdasarkan hukum pidana Negara-negara Anggota, dengan tetap memperhatikan keseimbangan antara hak-hak sipil warga negara dan kebutuhan untuk melakukan proteksi terhadap computer-related crime tersebut.

Pada perkembangannya, CE membentuk Committee of Experts on Crime in Cyberspace of the Committee on Crime Problems, yang pada tanggal 25 April 2000 telah mempublikasikan Draft Convention on Cyber-crime sebagai hasil kerjanya ( http://www.cybercrimes.net), yang menurut Prof. Susan Brenner ([email protected]) dari University of Daytona School of Law, merupakan perjanjian internasional pertama yang mengatur hukum pidana dan aspek proseduralnya untuk berbagai tipe tindak pidana yang berkaitan erat dengan penggunaan komputer, jaringan atau data, serta berbagai penyalahgunaan sejenis.

Dari berbagai upaya yang dilakukan tersebut, telah jelas bahwa cybercrime membutuhkan global action dalam penanggulangannya mengingat kejahatan tersebut seringkali bersifat transnasional. Beberapa langkah penting yang harus dilakukan setiap negara dalam penanggulangan cybercrime adalah:

  1. Melakukan modernisasi hukum pidana nasional beserta hukum acaranya, yang diselaraskan dengan konvensi internasional yang terkait dengan kejahatan tersebut.
  2. Meningkatkan sistem pengamanan jaringan komputer nasional sesuai standar internasional.
  3. Meningkatkan pemahaman serta keahlian aparatur penegak hukum mengenai upaya pencegahan, investigasi dan penuntutan perkara-perkara yang berhubungan dengan cybercrime.
  4. Meningkatkan kesadaran warga negara mengenai masalah cybercrime serta pentingnya mencegah kejahatan tersebut terjadi
Meningkatkan kerjasama antar negara, baik bilateral, regional maupun multilateral, dalam upaya penanganan cybercrime, antara lain melalui perjanjian ekstradisi dan mutual assistance treaties

Mendikbud: Zonasi Cegah Kecurangan PPDB

Mendikbud: Zonasi Cegah Kecurangan PPDB

Mendikbud Zonasi Cegah Kecurangan PPDB

Men­teri Pendidikan dan Kebu­dayaan (Mendikbud), Mu­hadjir Effendy, mengatakan,

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) berbasis zo­nasi mencegah terjadinya kecurangan di sekolah. ”Sama halnya seperti Ujian Nasional Berbasis Kompu­ter (UNBK) pada UN,” ujar mendikbud dalam seminar di Jakarta, Senin (8/7).

Sebelum dilaksanakan UNBK, sambung dia, ke­curangan kerap terjadi. Mendikbud menyebut ada di suatu daerah yang soal ujiannya tidak sampai di sekolah dan dikerjakan di kecamatan karena jarak ke sekolahnya mencapai empat jam dan beda pulau pula.

Akhirnya soal UN yang masih berbasis kertas itu dikerjakan selain siswanya. ”Begitu sekolah yang UN pakai kertas ganti ke UNBK nilainya langsung turun,” katanya.

Ia menambahkan, kualitas pendidikan penting, tetapi apa artinya jika tidak jujur.

Dengan nilai UN yang salah, maka langkah yang diambil untuk perbaikan pendidikan juga salah. Karena itu, hasil yang diraih dengan jujur menentukan langkah per­baikan apa yang diambil. Begitu juga dengan PPDB, di mana sebelumnya ba­nyak terjadi praktik kecurang­an, tetapi dengan sistem zonasi itu tak terjadi lagi.

”Banyak yang harus dise­lesaikan, seperti praktik curang pada PPDB, jual beli kursi, titipan pejabat hingga ada kepala sekolah yang sengaja membuka ke­las tambahan, padahal PPDB telah selesai,” katanya.

Dia menambahkan, selama kecurangan masih terjadi saat PPDB maupun UN, maka

Indonesia akan sulit maju. Dengan PPDB berba­sis zonasi tersebut, maka dapat mencegah terjadinya kecurangan.

Setelah PPDB, sistem zo­nasi akan diterapkan pada pendistribusian guru mau­pun pembangunan sarana prasana. Hal itu dikarenakan sistem zonasi baru keta­huan jika ada daerah yang tidak memiliki sekolah. Ka­rena itu, Kemendikbud do­rong pemerintah daerah membangun pendidikan di daerahnya

 

Baca Juga :

Kemendikbud Bentuk Satgas Zonasi

Kemendikbud Bentuk Satgas Zonasi

Kemendikbud Bentuk Satgas Zonasi

Kemen­dikbud telah memetakan 2.580 zona di 34 provinsi seluruh Indonesia.

Selanjutnya, Ke­menterian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) membentuk tim satuan tugas (satgas) zonasi untuk mendo­rong pemerintah daerah (Pemda) dalam melaksanakan sistem zonasi pendidikan/sekolah.

”Sistem zonasi merupakan langkah strategis untuk me­nyelesaikan permasalahan

pendidikan secara simultan,” ujar Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Muhadjir Effendy.

Tim Satgas terbagi atas dela­pan klaster dengan koordina­tor dari pemangku kepen­tingan Kemendikbud Pusat, dengan pembagian klaster, sebagai berikut: Klaster I,

ko­ordinator Kepala Badan Peng­embangan Bahasa dan Per­bukuan Kemendikbud,

meli­puti Provinsi DKI Jakarta, Kepulauan Riau, Sulawesi Utara, dan Papua. Klaster II, koordinator Inspektorat Jen­deral Kemendikbud, meliputi Jawa Barat, Kep. Bangka Beli­tung, Aceh, dan Sulawesi Barat. Klaster III, koordinator Ke­pala Badan Penelitian dan Pengembangan Kemendikbud, meliputi Provinsi Banten, Ma­luku Utara, Kalimantan Barat, dan Gorontalo.

 

Sumber :

https://www.surveymonkey.com/r/3XKR6YR

Jokowi Singgung Sistem Pendidikan Berbasis Digital

Jokowi Singgung Sistem Pendidikan Berbasis Digital

Jokowi Singgung Sistem Pendidikan Berbasis Digital

Presiden RI Joko Widodo atau Jokowi ikut menghadiri pertemuan para pemimpin

negara KTT G20 di Osaka Jepang. Pertemuan ter­sebut merupakan konferensi para pe­mimpin negara di 20 negara dengan ekonomi terbesar.

Dalam pertemuan tersebut, Presiden Jokowi mengangkat isu terkait akses pendidikan dan pemberdayaan perem­puan.

”Kita semua paham bahwa akses pen­didikan dan pemberdayaan perem­puan merupakan elemen penting untuk mencapai target Sustainable Develop­ment Goals. Dan itu memerlukan kerja sama kita semua,” kata Jokowi di depan para pemimpin negara anggota G20.

Terkait pendidikan, mantan wali kota Solo itu menegaskan perlunya penye­suaian

sistem pendidikan saat ini yang menurutnya masih mengikuti pola pendidikan yang lama. Padahal, di era digital seperti sekarang ini, Jokowi me­nyadari adanya perubahan terkait pola mental dan pola pergaulan anak-anak di abad ke-21.

”Anak kita sekarang hidup di eranya YouTube video yang rata-rata panjang­nya hanya 12 menit, di eranya Instagram video atau Twitter video yang rata-rata panjangnya 6 menit atau bahkan se­pendek 1 menit. Dulu, anak-anak ber­gaul dengan misalnya naik sepeda bersama, sekarang anak kita bergaul dengan ramai-ramai main video game ’Massive multi-player online game’ se­perti Fortnite dan Minecraft,” tutur Jo­kowi. Terkait partisipasi perempuan, Jokowi mengatakan bahwa peran pe­rempuan dalam ekonomi, politik dan kehidupan bermasyarakat masih jauh dari potensi yang ada. Padahal, men­urutnya, di era berbagai tren yang di­picu digitalisasi dan globalisasi, wanita bisa lebih unggul daripada pria.

”Perempuan lebih rajin, lebih tekun, lebih detail, lebih sabar dan lebih team-work

daripada kita. Karena e-Commer­ce dan teknologi membutuhkan karak­ter seperti itu, sehingga meningkatkan partisipasi perempuan dalam bisnis, ekonomi dan politik otomatis akan me­ningkatkan pertumbuhan ekonomi dan daya saing nasional di era digital,” ung­kap Presiden Jokowi. Sebab itu, mantan gubernur DKI Jakarta itu menyebut ke depan pemerintahannya akan fokus pada pembangunan sumber daya ma­nusia. Indonesia, sambungnya, memi­liki 68,6 persen atau sekitar 181,3 juta orang berada pada usia produktif. ”Agar penduduk usia produktif tersebut men­jadi bonus demografi diperlukan sum­ber daya manusia yang berkualitas dan berdaya saing,” ucapnya.

 

Sumber :

https://www.surveymonkey.com/r/3R25WYF

Saluran Telepon ke Internet

Saluran Telepon ke Internet

Saluran Telepon ke Internet

Pada kesempatan ini kita akan membatasi instalasi sederhana sebuah warung Internet menggunakan saluran telepon yang sifatnya dial-up tidak on terus menerus 24 jam. Tentunya minimal dibutuhkan sebuah PC sebagai gateway yang di hubungkan ke penyedia jasa Internet (ISP) melalui modem yang terhubung ke saluran telepon. Pengenalan modem pada PC dapat dengan mudah dilakukan melalui perintah “Start – Setting – Control Panel – Modem” yang kemudian akan mendeteksi modem yang dihubungkan ke PC gateway. Dengan cara ini maka modem akan dikenal oleh PC gateway yang kita gunakan.

Langkah selanjutnya yang perlu dilakukan agar PC gateway dapat mengkaitkan diri ke Internet melalui penyedia jasa Internet (ISP) melalui modem telepon yang kita miliki adalah dengan mensetup fasilitas Dial up Networking.

Fasilitas dialup networking terdapat pada “My Computer – Dia Up Networking” pada layar komputer sebelah kiri atas. Tampak pada gambar adalah window dari My Computer setelah di klik. Di situ tampak beberapa ikon termasuk ikon fasilitas Dial Up Networking.

Jika fasilitas Dial Up Networking kita klik, dengan asumsi bahwa kita sama sekali belum pernah mensetupfasilitas Dial Up Networking, maka kita akan melihat ikon Make New Connection. Ikon fasilitas Make New Connection akan kita gunakan untuk menset Fasilitas Dial Up Networking yang kita butuhkan. Kebetulan dalam window yang dicontohkan selain ikon Make New Connection telah ada cukup banyak ikon yang telah di set untuk melakukan hubungan dial-up ke beberapa ISP di beberapa kota besar di Indonesia.

Jika ikon Make New Connection di klik untuk menset sebuah hubungan dial-up maka akan tampil beberapa buah window yang dapat digunakan untuk menset hubungan dial up melalui telepon. Pada prinsipnya hanya ada dua buah window utama yang perlu di set pada saat menset hubungan dial-up PC gateway.

Yang pertama adalah window yang memungkinkan kita untuk memilih jenis modem mana yang akan digunakan untuk dial-up. Modem yang dipilih harus dikenalkan dulu kepada system pada bagian “Start – Setting – Control Panel – Modem” atau “Start – Setting – Control Panel – Add New Hardware”. Di samping itu, window ini juga memberikan fasilitas bagi kita untuk menamakan hubungan dialup yang digunakan.

Window selanjutnya adalah tempat kita memasukan nomor telepon dial up dari penyedia jasa Internet (ISP) tempat komputer kita akan terhubung. Sebagai contoh di window tersebut tertera 251-5030 yang merupakan nomor telepon modem di ITB. Bandung.

Baca Juga :

Teknik Routing

Teknik Routing

Teknik Routing

Ada beberapa isu utama dalam mengkaitkan sebuah jaringan area lokal (LAN) ke jaringan Internet yang lebih besar. Tentunya secara logika dapat kita bayangkan bahwa harus ada minimal saluran komunikasi fisik yang menyambungkan LAN dengan Internet. Alternatif saluran komunikasi yang tersedia di Indonesia sebetulnya cukup banyak, misalnya, ada yang menggunakan VSAT (satelit), leased line, packet radio, DirectPC dan tentunya telepon. Pada kesempatan ini, saya hanya membatasi pada saluran komunikasi melalui telepon dial-up yang mungkin cocok untuk sekolah-sekolah menengah maupun warung Internet yang tidak terlalu besar.

Beberapa rekan mungkin ingin sekali bereksperimen menggunakan packet radio yang mungkin dapat memberikan solusi alternatif untuk kondisi sarana komunikasi di lapangan yang lebih berat, sangat kami sarankan untuk aktif bergabung di mailing list [email protected], [email protected], [email protected] dan coba mengakses informasi-informasi di ftp://ftp.ucsd.edu/hamradio/packet/tcpip, http://www.tapr.org, http://www.packetradio.org, http://hydra.carelton.ca dan masih banyak lagi di Internet.

Di masa mendatang, kemungkinan besar berawal di tahun 2000 teknologi DirectPC menggunakan VSAT akan mulai menjadi alternatif yang sangat menarik bagi instalasi sebuah warung Internet karena murah dan memiliki bandwidth yang cukup besar. Beberapa perusahaan yang sedang mempersiapkan teknologi ini pada saat tulisan ini ditulis adalah Infokom (Elektrindo Nusantara) & Telkom. Sebetulnya cukup banyak perusahaan asing yang memberikan jasa ini seperti Orion / Loral di Hawaii.

Setelah saluran komunikasi fisik tersambung, masalah lain yang harus dihadapi adalah masalah setup perangkat lunak yang digunakan. Paling tidak ada tiga (3) macam setup yang harus dilakukan, yaitu:

• Setup routing dan domain name agar sekolah / warung Internet kita dapat dikenal di Internet. Pada tulisan ini hanya diterangkan secara singkat yang perlu saja, sedang bagi pembaca yang ingin mempelajari lebih mendalam sangat saya sarankan untuk membaca buku kami berjudul “TCP/IP: disain, implementasi” yang diterbitkan oleh Elexmedia yang telah membahas dengan lengkap tentang teknik-teknik ini.

• Setup PC yang akan menjadi gateway ke Internet. Pada bagian ini akan dijelaskan beberapa inti setup yang perlu dilakukan, agar PC gateway dapat menyambungkan sebuah LAN ke Internet. Sedang detail setup khususnya untuk aplikasi e-mail dan Web akan diterangkan pada bagian yang lain.

• Terakhir adalah setup setiap workstation / PC yang tersambung di LAN agar dapat berbicara dengan baik dengan PC gateway – supaya dapat dengan lancar menggunakan sebuah saluran telepon secara bersama-sama.

Semua contoh yang akan di ambil dalam bagian ini akan menggunakan sistem operasi Windows98 sebagai referensinya. Tentunya konsep yang sama akan dapat diimplementasikan dengan baik di sistem operasi lain seperti UNIX, FreeBSD dan Linux dengan format / sintaks yang berbeda.

Sumber : https://fascinasiansblog.com/

PROTOKOL HOST-TO-NETWORK

PROTOKOL HOST-TO-NETWORK

PROTOKOL HOST-TO-NETWORK

Kita tidak memabahas protokol ini karena protokol ini lebih
berhubungan dengan level fisik seperti mengkonvesi data digital ke analog,
dan mentransfernya melalui kabel dan lain-lain. Pemrograman jaringan tidak
akan berhadapan dengan masalah-masalah fisik.
PROTOKOL INTERNET (IP)
Fungsi penting :
1. Menentukan jalur: jalur yang ditempuh antara pengirim dan penerima.
2. Switching: memindahkan paket dari input router ke output router yang
sesuai.
3. Call Setup: beberapa arsitektur jaringan membutuhkan setup koneksi
dahulu.
PROTOKOL TRANSPORT
Protokol Transport menyediakan komunikasi aplikasi antara dua host
yang berbeda. Protokol Transport ada dua jenis yaitu:
? UDP (User Datagram Protocol)
Menyediakan layanan transport unreliable dan connectionless
– Tidak menjamin urutan pengiriman
– Duplikasi message sangat dimungkinkan
– Memfasilitasi multicasting
Untuk aplikasi client/server sederhana : one request – one reply.
Contoh : DNS, NFS request, Protokol multimedia yang tidak memerlukan
penanganan kesalahan. ( Misal : mns:// )
? TCP (Transmission Control Protocol)
Menyediakan layanan transport connection oriented (reliable)
– Adanya pengecekan error
– Dijaga urutan message
– Segmentasi data stream dari lapisan aplikasi
– Komunikasi duplex
APPLICATION LAYER
Layer ini bertanggung jawab mengirimkan data ke user (sampai bisa
dilihat oleh user). Tiga layer sebelumnya bekerja sama untuk mendefinisikan
bagaimana data bisa ditransfer dari satu komputer ke komputer lain.
Application layer memutuskan apa yang akan diakukan dengan data setelah
selesai ditransmisikan. Contoh: protocol HTTP (untuk World Wide Web)
membuat browser tahu untuk menampilkan grafik sebagai gambar bukan
sebagai stream data. Beberapa contoh protokol ini adalah : SMTP, POP, dan
IMAP untuk email; FTP untuk file transfer; NFS untuk file access; NNTP
untuk news transfer; Gnutella, FastTrack, and Freenet untuk file sharing.
Contoh:
Web browser mengirimkan request ke web server untuk mendapatkan
sebuah halaman web tertentu, maka browser akan berkomunikasi dengan
transport layer dalam mesin client, Transport layer akan meneruskan request
ke TCP sambil menambahkan number dan checksum dan kemudian
meneruskan lagi ke internet layer. Internet layer akan memecah data tadi ke
dalam Datagram IP sesuai dengan ukurannya dan meneruskannya ke host-tonetwork
layer yang akan mengirimkan data melalui kabel ke mesin server
dengan alamat tertentu dengan terlebih dahulu mengkonversikannya ke dalam
format analog sesuai dengan medium transmisinya.
Host-to-network layer di mesin lain akan menkonversikan kembali data
analog ke digital dan meneruskannya ke Internet Layer dalam format IP
datagram lagi. Internet layer mengecek apakah data IP datagram yang diterima
korup atau tidak, jika semua beres maka akan diteruskan ke Transport layer.
Transport layer juga akan mengecek apakah data sudah benar. Jika terjadi
kesalahan maka akan dilakukan permintaan data ulang ke client sampai data
yang diterima benar. Jika sudah maka akan diteruskan ke application layer.
Server akan merespon dengan cara mengirimkan respon balik sesuai dengan
request yang diminta client. Jika halaman yang diminta tidak ada makan
server akan mengirimkan kode/hasil tertentu yang mengindikasikan bahwa
halaman yang direquest tidak ada (Misal : 404 Not Found).

Sumber : https://usgsprojects.org/

108 Tahun Hardiknas, Sukarmis Sampaikan Pesan Anis Baswedan Tentang Pendidikan Karakter

108 Tahun Hardiknas, Sukarmis Sampaikan Pesan Anis Baswedan Tentang Pendidikan Karakter

108 Tahun Hardiknas, Sukarmis Sampaikan Pesan Anis Baswedan Tentang Pendidikan Karakter

Seluruh pemangku kepentingan pendidikan, terutama kepala sekolah, pengawas,

pimpinan perguruan tinggi, dosen termasuk orangtua harus memberikan perhatian dan pendampingan lebih kepada peserta didik.

“Hal itu dilakukan guna menumbuhkan pola pikir dan perilaku yang berbasis kasih sayang, toleran terhadap realitas keanekaragaman dengan menyediakan ruang aktivitas yang positif,” ujar Bupati Kuantan Singingi (Kuansing), Riau, H. Sukarmis saat membacakan pidato Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI, Anis Baswedan ketika upacara peringatan 108 tahun Hari pendidikan Nasional (Hardiknas) di Lapangan Limuno Telukkuantan, Senin (2/5/2016) pagi.

Ini disampaikan Anis, kata Sukarmis, dalam menyikapi munculnya beberapa

perilaku menyimpang di kalangan anak didik. Menurutnya, pendidikan memiliki peran dan tanggungjawab yang besar dalam membentuk karakter anak.

“Insya Allah, mulai tahun 2016 ini, pendidikan berbasis karakter, mulai dari pendidikan anak usia dini sampai perguruan tinggi,” tegas Sukarmis di hadapan Forkompinda dan pelajar se-Kuantan Tengah.

“Selamat hari pendidikan, penghargaan setinggi-tingginya untuk seluruh insan

pendidikan, serta seluruh stakholder yang bergerak di bidang pendidikan,” ujar Sukarmis.

Untuk tahun 2016, peringatan Hardiknas mengambil tema sentral ‘Nyalakan Pelita Terangkan Cita-cita’. Tema ini mengingatkan kembali tentang hakikat pendidikan yang ditekankan oleh Ki Hajar Dewantara, yakni daya upaya untuk memajukan budi pekerti, pikiran dan jasmani anak didik.***

 

Baca Juga :

Asati Beri Bantuan Kamus Bahasa Inggris Bagi Pelajar di Sei Nyalo Pesisir Selatan

Asati Beri Bantuan Kamus Bahasa Inggris Bagi Pelajar di Sei Nyalo Pesisir Selatan

Asati Beri Bantuan Kamus Bahasa Inggris Bagi Pelajar di Sei Nyalo Pesisir Selatan

Association of Sales Travel Indonesia (ASATI) memberikan bantuan kamus Bahasa Inggris dalam rangka mendukung pelaksanaan program pelajaran  Bahasa Inggris bagi siswa siswa di Kenagarian Sei Nyalo Mudik Air Kecamatan Koto I Tarusan, Pesisir Selatan .Bantuan berupa mainan, buku buku bacaan, kamus dan kaos.

Bantuan itu diberikan Asati beberapa waktu lalau. Ketua DPD Asati Sumbar Harlan didampingi Sekretaris Ade Nusyirwan mengungkapkan kegiatan ini adalah bentuk keperdulian Asati terhadap perkembangan pariwisata Kawasan Mandeh terutama kesiapan masyarakatnya dalam menyambut wisatawan asing dengan memperlajari bahasa inggris.

“Kegiatan ini bertujuan memberikan motivasi kepada siswa siswa yang berada di Kenagarian Sei Nyalo agar memiliki semangat tinggi dalam memperlajari bahasa Inggris , sebab wisatawan yang akan berkunjung ke Mandeh tidak hanya wisata lokal namun kedepannya akan banyak wisatawan asing,” ujarnya dilansir dari pesisirselatankab.go.id, Selasa (26/4/2016).

Senada disampaikan Ade Nusyirwan mengungkapkan Sei Nyalo sebagai salah satu

daerah yang masuk dalam Kawasan Mandeh kedepannya diprediksi akan semakin banyak wisatawan tidak saja dari dalam negeri namun juga luar negeri. Tentunya komonikasi akan menjadi kendala utama nantinya. Untuk itulah perlu diberikan dari awal pembelajaran tersebut kepada anak anak terkait Bahasa Inggris.

Sebab salah satu kemampuan yang patut dikuasai pada perkembangan pariwisata adalah mampu berdialog dalam bahasa Inggris. Tidak menutup kemungkinan, suatu hari Kawasan Mandeh ramai dikunjungi,bertemu dengan wisatawan asing yang baru pertama kali mengunjungi tersebut. Tentunya komuikasi yang baik perlu dijaga apalagi jika wisatawan akan menanyakan sejarah dan tempat wisata .

“Maka kita dari Asati ingin melihat lebih dekat dengan aktifitas anak anak yang

belajar bahasa inggris tersebut seraya memberikan bantuan berupa buku buku,mainan dan baju kaos, semoga dengan pemberian ini mereka lebih terpacu lagi untuk lebih giat belajar,” ujarnya

Kedatangan DPD Asati ke Sei Nyalo bersama dengan beberapa anggota Asati juga ikut memberikan beberapa pelajaran kepada anak anak Sei Nyalo ini, dan kegembiraan dari wajah anak anak tersebut terlihat jelas karena pertanyaan yang diberikan oleh anggota Asati dalam bahasa inggris bisa dijawab mudah oleh anak anak tersebut.

Setelah melihat aktifitas anak anak belajar bahasa inggris, Anggota Asati juga

mengunjungi beberapa kawasan wisata yang ada di Mandeh diantaranya Kampung Kapo Kapo Sei Nyalo, Pulau Setan dan menikmati beberapa atraksi yang ada di kawasan tersebut seperti jet ski.

 

Sumber :

https://www.emailmeform.com/builder/form/Gon2S2gUTz01fN3

Pamerkan Produk Penelitian Siswa, Wako Mahyeldi: Ditunggu Dunia Industri, SMAKPA Patut Dicontoh

Pamerkan Produk Penelitian Siswa, Wako Mahyeldi: Ditunggu Dunia Industri, SMAKPA Patut Dicontoh

Pamerkan Produk Penelitian Siswa, Wako Mahyeldi Ditunggu Dunia Industri, SMAKPA Patut Dicontoh

Siswa Sekolah Menengah Kejuaruan (SMK)-Sekolah Menengah Analis Kimia (SMAK) Padang sedikitnya berhasil menelorkan 60 produk penelitian setiap tahunnya. Produk yang bervariasi dari jenis obat-obatan, makanan, minuman dan sebagainya itu ditampilkan dalam pameran Analisis Terpadu (AT) Expo SMAKPA yang tahun ini diadakan kedua kalinya.

Pameran AT Expo SMAK Padang 2016 ini dibuka secara resmi oleh Walikota Padang H. Mahyeldi Ansharullah Datuk Marajo, Jumat (22/4/2016). Pembukaan dihadiri juga oleh perwakilan perusahaan yang tengah melakukan rekrutmen calon lulusan di sekolah dibawah naungan Kementerian Perindustrian tersebut.

Walikota Mahyeldi mengapresiasi sekolah yang setiap tahun lulusannya selalu ditunggu dunia industri ini. Hampir 100 persen lulusannya sudah mendapatkan tempat di perusahaan-perusahaan ternama di tanah air, bahkan tahun ini beberapa perusahaan luar negeri, khususnya negara ASEAN mulai mengambil lulusan SMAK Padang untuk dipekerjakan.

“Ini bukti siswa lulusan SMAK Padang memiliki kemampuan yang dibutuhkan dunia industri dan siap dipekerjakan sesuai kompetensi yang dimiliki,” ujarnya.
Mahyeldi menilai, SMAK Padang patut dicontoh oleh SMK lain, dimana setiap lulusannya tidak lagi dalam kebimbangan mencari kerja tetapi justru menjadi rebutan.
“Sekolah yang melahirkan pengangguran dan menimbulkan masalah sama dengan gagal, sebaliknya keberhasilan pendidikan itu adalah melahirkan tenaga terampil yang mampu memecahkan permasalahan,” sebutnya.

Pada kesempatan ini, Walikota Mahyeldi juga mengharapkan agar SMAK Padang

menambah penerimaan siswa sehingga bisa melahirkan lebih banyak lulusan. Dia sendiri berkomitmen untuk mendukung SMAK Padang agar dikembangkan menjadi sekolah yang terfavorit dan dikuti SMK-SMK lainnya. Tak tanggung-tanggung Walikota akan mengusulkan ke pihak Kementrian Perindustrian untuk penambahan lokal dan peningkatan kapasitas penerimaan.

“Saya berharap SMAK Padang bisa menambah kapasitas penerimaan. Kapan perlu saya akan mengusulkan langsung ke kementrian,” tukasnya.

Usai membuka AT Expo, Wako Mahyeldi menyempatkan diri meninjau stand-stand

yang menampilkan produk penelitian siswa. Ia mengagumi karya yang dihasilkan siswa. Diantaranya ada penemuan-penemuan yang sebelumnya tidak terpikirkan oleh sebagian orang, seperti tepung daan susu dari biji nangka, sirup dari ekstrak kulit pisang, cangkang telur yang bisa dijadikan pasta gigi dan lain-lain.

Sementara itu, Kepala SMAK Padang Sih Parmawati mengatakan, SMAK Padang

tidak melulu mengandalkan kurikulum nasional yang merupakan standar minimal, tetapi pihaknya terus melakukan pengembangan-pengembangan dan inovasi untuk mencapai standar yang maksimal.
“Kita terus melakukan pengembangan-pengembangan karena kurikulum nasional hanya merupakan standar minimal. Dari sini kita dapat menghasilkan lulusan yang maksimal,” ujarnya.

 

Sumber :

https://www.emailmeform.com/builder/form/O1LUuC66i1A7j6q