Sekolah di Kota Bekasi Tak Diliburkan Pada Saat Asian Games 2018

Sekolah di Kota Bekasi Tak Diliburkan Pada Saat Asian Games 2018

Sekolah di Kota Bekasi Tak Diliburkan Pada Saat Asian Games 2018

Pada saat penyelenggaraan Asian Games 2018 sayangnya sekolah di Kota Bekasi tetap masuk.

Kepala Bidang Sarana dan Prasarana Dinas Pendidikan Kota Bekasi Krisman

Irwandi mengatakan proses belajar mengajar dan laga Asian Games yang digelar di Stadion Patriot Candrabhaga pun tidak akan menganggu.

“Proses pembelajaran seperti biasa, tidak ada libur saat Asian Games,” kata Krisman, Senin (6/8).

Bahkan lanjut Krisman, sekolah yang dekat venue pun tidak libur dan tetap masuk seperti biasa.

“Jam belajar mengajar pun tidak ada pengurangan, normal seperti biasa saja.

Wilayah kami kan bukan lokasi utama Asian Games, hanya satu venue saja stadion, lagi pula pertandingannya kan sore hari jadi tidak akan menganggu,” tutur Krisman.

Diketahui Stadion Patriot Candrabhaga Kota Bekasi sebagai salah satu venue Asian Games 2018 cabang olahraga sepak bola untuk pertandingan babak penyisihan group A.

Grup A ialah tuan rumah Indonesia, Hongkong, Laos, Palestina dan Taiwan.

 

Untuk laga di Stadion Patriot Candrabhaga Bekasi, Tim Nasional (Timnas) Indonesia akan berlaga pada 12 Agustus 2018 melawan Taiwan

 

Sumber :

https://www.sudoway.id/

Pengertian Kecerdasan Spiritual

Pengertian Kecerdasan Spiritual

Kecerdasan spiritual disingkat SQ adalah jiwa dari kecerdasan yang membantu seseorang untuk mengembangkan diri sepenuhnya melalui penciptaan kemungkinan untuk menerapkan nilai-nilai positif.

SQ adalah fasilitas yang membantu orang untuk mengatasi dan datang untuk berdamai dengan masalah. Ciri utama dari SQ ini ditunjukkan dengan kesadaran seseorang untuk menggunakan pengalamannya sebagai bentuk penerapan nilai dan makna.

Kecerdasan spiritual dikembangkan dengan baik akan ditandai dengan kemampuan seseorang untuk menjadi fleksibel dan mudah beradaptasi dengan lingkungan, memiliki tingkat kesadaran yang tinggi, untuk menghadapi penderitaan dan rasa sakit, mampu mengambil pelajaran dari kegagalan, mampu mewujudkan hidup sesuai dengan visi dan misi, mampu melihat hubungan antara hal-hal, independen, dan akhirnya membuat seseorang mengerti arti hidupnya.

Pengertian Kecerdasan Spiritual Menurut Para Ahli

  • Menurut Zohar dan Marshall, penerjemah Helmy Mustofa (2005:25): (1) Kecerdasan spiritual adalah kecerdasan yang kita gunakan untuk membuat kebaikan, kebenaran, keindahan, dan kasih sayang dalam kehidupan sehari-hari kita, keluarga, organisasi, dan lembaga. (2) kecerdasan Spiritual adalah cara kita menggunakan makna, nilai-nilai, tujuan, dan motivasi dalam proses berpikir dan pengambilan keputusan.
  • Abdul wahid Hasan (2006:27) yang mengemukakan bahwa: “Kecerdasan spiritual adalah kecerdasan yang digunakan untuk menyelesaikan dihadapi hidup permasahan, orang diminta untuk mengubah penderitaan menjadi semangat kreatif (motivasi) hidup yang tinggi sehingga penderitaan berubah menjadi kegembiraan hidup. Manusia harus dapat menemukan makna hidup “.
  • menurut Marsha Sinetar (2001:9) menyatakan: Kecerdasan spiritual adalah pikiran yang mendapat inspirasi, dorongan, dan efektivitas yang lebih baik.
  • Aribowo dan Irianto (2003:xiv) menyatakan: Kecerdasan spiritual adalah kemampuan kita untuk mengetahui dan memahami diri kita sepenuhnya sebagai makhluk spiritual dan sebagai bagian dari alam semesta. Dengan memiliki kecerdasan spiritual berarti bahwa kita memahami sepenuhnya makna dan hakikat kehidupan kita hidup.
  • Ary Ginanjar Agustian (2004:57), Kecerdasan spiritual adalah kemampuan untuk memberi makna pada setiap perilaku dan kegiatan keagamaan, melalui langkah-langkah dan tauhid pemiran (Integrative) serta berprinsip sebagai Tuhan.

Ciri Kecerdasan Spiritual (SQ)

  • Kemampuan untuk berpikir diluar materi fisik dan diluar panca indra.

Orang yang memiliki kecerdasan spiritual (SQ) memiliki kemampuan untuk berpikir tentang apa pun di luar materi fisik dan indera manusia. Kecerdasan spiritual (SQ) yang mampu berpikir dan percaya bahwa ada kekuatan lain yang melebihi kekuatan apapun di dunia ini. Kecerdasan spiritual (SQ) percaya bahwa segala sesuatu yang muncul atau materi bukanlah segalanya. Tapi ada kekuatan yang mendorong orang untuk menjadi lebih baik. Ada kekuatan yang menjaga dan memberikan keseimbangan di alam.

  • Kemampuan untuk mengungkapkan dan menemukan makna dari dari suatu hal

Kecerdasan spiritual (SQ) mengajarkan Anda bagaimana harus bersikap dan melihat semua kejadian dalam hidup Anda dari perspektif yang luas dan dari sudut pandang positif sehingga Anda dapat menemukan makna di balik setiap peristiwa yang terjadi dalam hidup Anda. Arti hidup adalah bahwa Anda dapat menemukan pembebasan rohai Anda dari unsur-unsur duniawi seperti godaan nafsu, keserakahan, kesombongan, kebencian, dendam, dll

  • Kemampuan untuk mengabdi pada sesama dan membuat dunia mejadi lebih baik

Kecerdasan spiritual (SQ) membuat Anda tumbuh menjadi hubungan makna meihat manusia sepenuhnya dan mampu dengan sesama manusia dan alam semesta. Hal ini memungkinkan Anda untuk menjadi orang yang memiliki rasa peduli, simpati, empati, berbagi, dan terintegrasi satu sama lain dan alam semesta.

Dengan memiliki sifat seperti ini secara tidak langsung akan mempengaruhi perkembangan diri Anda, lingkungan Anda dan alam semesta sehingga membuat diri Anda, lingkungan Anda dan alam semseta lebih baik.

Contoh Kecerdasan Spiritual

  1. Anak-anak dan orang tua untuk toko dan belanja uang pengembalian lebih toko, anak-anak mengemis dan proposal dikembalikan ke orang tua mereka, ada orang tua yang mengatakan; “Aaah … tidak harus memberikan perubahan ke lebih menyakitkan”. Ketidakjujuran dan integritas ini vandalisme pelatihan yang efektif.
  2. Keluarga pergi berlibur dan orang tua mengambil barang-barang seperti handuk atau hotel lain yang tidak diperbolehkan. Sering juga di pesawat, orang tua mengambil sendok (tidak sendok plastik, tapi sendok stainless), anak-anak sering akan mengatakan; “Ma … apa yang mungkin menjadi” jawab ibu; “Jika Anda tidak membungkam berisik” Ini adalah pelatihan yang mencuri.

Baca Juga : 

Pengertian Molekul Dan Contohnya

Pengertian Molekul Dan Contohnya

Pengertian Molekul Dan Contohnya

Pengertian Molekul

Molekul didefinisikan sebagai sekelompok atom (paling sedikit dua) yang saling berikatan dengan sangat kuat (kovalen) dalam susunan tertentu dan bermuatan netral serta cukup stabil. Menurut definisi ini, molekul berbeda dengan ion poliatomik. Dalam kimia organik dan biokimia, istilah molekul digunakan secara kurang kaku, sehingga molekul organik dan biomolekul bermuatan pun dianggap termasuk molekul.

Dalam teori kinetika gas, istilah molekul sering digunakan untuk merujuk pada partikel gas apapun tanpa bergantung pada komposisinya. Menurut definisi ini, atom-atom gas mulia dianggap sebagai molekul walaupun gas-gas tersebut terdiri dari atom tunggal yang tak berikatan.

Sebuah molekul dapat terdiri atom-atom yang berunsur sama (misalnya oksigen O2), ataupun terdiri dari unsur-unsur berbeda (misalnya air H2O). Atom-atom dan kompleks yang berhubungan secara non-kovalen (misalnya terikat oleh ikatan hidrogen dan ikatan ion) secara umum tidak dianggap sebagai satu molekul tunggal.

Ilmu Molekuler

Ilmu yang mempelajari molekul disebut kimia molekuler ataupun fisika molekuler bergantung pada fokus kajiannya. Kimia molekuler berkutat pada hukum-hukum yang mengatur interaksi antara molekul, manakala fisika molekuler berkutat pada hukum-hukum yang mengatur struktur dan sifat-sifat molekul. Dalam prakteknya, perbedaan kedua ilmu tersebut tidaklah jelas dan saling bertumpang tindih. Dalam ilmu molekuler, sebuah molekul terdiri dari suatu sistem stabil yang terdiri dari dua atau lebih molekul. Ion poliatomik dapat pula kadang-kadang dianggap sebagai molekul yang bermuatan. Istilah molekul tak stabil digunakan untuk merujuk pada spesi-spesi kimia yang sangat reaktif.

Sejarah Molekul

Walaupun keberadaan molekul telah diterima oleh banyak kimiawan sejak awal abad ke-19, terdapat beberapa pertentangan di antara para fisikawan seperti Mach, Boltzmann, Maxwell, dan Gibbs, yang memandang molekul hanyalah sebagai sebuah konsepsi matematis. Karya Perrin pada gerak Brown (1911) dianggap sebagai bukti akhir yang meyakinkan para ilmuwan akan keberadaan molekul.

Definisi molekul pula telah berubah seiring dengan berkembangnya pengetahuan atas struktur molekul. Definisi paling awal mendefinisikan molekul sebagai partikel terkecil bahan-bahan kimia yang masih mempertahankan komposisi dan sifat-sifat kimiawinya. Definisi ini sering kali tidak dapat diterapkan karena banyak bahan materi seperti bebatuan, garam, dan logam tersusun atas jaringan-jaringan atom dan ion yang terikat secara kimiawi dan tidak tersusun atas molekul-molekul diskret.

Ukuran Molekul

Kebanyakan molekul sangatlah kecil untuk dapat dilihat dengan mata telanjang. Kekecualian terdapat pada DNA yang dapat mencapai ukuran makroskopis. Molekul terkecil adalah hidrogen diatomik (H2), dengan keseluruhan molekul sekitar dua kali panjang ikatnya (0.74 Å). Satu molekul tunggal biasanya tidak dapat dipantau menggunakan cahaya, namun dapat dideteksi menggunakan mikroskop gaya atom. Molekul dengan ukuran yang sangat besar disebut sebagai makromolekul atau supermolekul. Jari-jari molekul efektif merupakan ukuran molekul yang terpantau dalam larutan.

Rumus Molekul

Rumus empiris sebuah senyawa menunjukkan nilai perbandingan paling sederhana unsur-unsur penyusun senyawa tersebut. Sebagai contohnya, air selalu memiliki nilai perbandingan atom hidrogen berbanding oksigen 2:1. Etanol pula selalu memiliki nilai perbandingan antara karbon, hidrogen, dan oksigen 2:6:1. Namun, rumus ini tidak menunjukkan bentuk ataupun susunan atom dalam molekul tersebut. Contohnya, dimetil eter juga memiliki nilai perbandingan yang sama dengan etanol. Molekul dengan jumlah atom penyusun yang sama namun berbeda susunannya disebut sebagai isomer.

Perlu diperhatikan bahwa rumus empiris hanya memberikan nilai perbandingan atom-atom penyusun suatu molekul dan tidak memberikan nilai jumlah atom yang sebenarnya. Rumus molekul menggambarkan jumlah atom penyusun molekul secara tepat. Contohnya, asetilena memiliki rumus molekuler C2H2, namun rumus empirisnya adalah CH.

Massa suatu molekul dapat dihitung dari rumus kimianya. Sering kali massa molekul diekspresikan dalam satuan massa atom yang setara dengan 1/12 massa atom karbon-12.

Geometri Molekul

Molekul memiliki geometri yang berbentuk tetap dalam keadaan kesetimbangan. Panjang ikat dan sudut ikatan akan terus bergetar melalui gerak vibrasi dan rotasi. Rumus kimia dan struktur molekul merupakan dua faktor penting yang menentukan sifat-sifat suatu senyawa. Senyawa isomer memiliki rumus kimia yang sama, namun sifat-sifat yang berbeda oleh karena strukturnya yang berbeda. Stereoisomer adalah salah satu jenis isomer yang memiliki sifat fisika dan kimia yang sangat mirip namun aktivitas biokimia yang berbeda.

Pengertian Kemiskinan Menurut Para Ahli Dunia

Pengertian Kemiskinan Menurut Para Ahli Dunia

Pengertian Kemiskinan

Pengertian Kemiskinan Menurut Para Ahli dunia- Kemiskinan adalah suatu kondisi di mana ada ketidakmampuan untuk memenuhi kebutuhan dasar seperti makanan, pakaian, tempat tinggal, pendidikan, dan kesehatan. Kemiskinan dapat disebabkan oleh kelangkaan alat pemenuh kebutuhan dasar, ataupun sulitnya akses terhadap pendidikan dan pekerjaan. Kemiskinan merupakan masalah global. Kebanyakan orang memahami istilah ini secara subyektif dan komparatif, sementara yang lain melihatnya dari segi moral dan evaluatif, dan lain-lain untuk memahaminya dari sudut ilmiah yang telah mapan, dll

7 Pengertian Kemiskinan Menurut Para Ahli

  1. BAPPENAS (1993), mendefinisikan kemiskinan sebagai situasi kekurangan yang terjadi bukan karena kehendak oleh orang miskin, tetapi karena keadaan yang tidak bisa dihindari oleh kekuatan yang ada padanya.
  2. Levitan (1980), Kemiskinan adalah kekurangan barang dan jasa yang diperlukan untuk mencapai standar hidup yang layak.
  3. Faturchman dan Marcelinus Molo (1994), mendefinisikan bahwa kemiskinan adalah ketidakmampuan individu atau rumah tangga untuk memenuhi kebutuhan dasar mereka.
  4. Menurut Ellis (1994), kemiskinan adalah fenomena multidimensi yang dapat dianalisis dari ekonomi, sosial dan politik.
  5. Menurut Suparlan (1993), kemiskinan didefinisikan sebagai tingkat rendah standar hidup, yaitu tingkat kekurangan materi dalam jumlah atau sekelompok orang dibandingkan dengan standar hidup yang berlaku dalam masyarakat yang bersangkutan.
  6. Reitsma dan Kleinpenning (1994), kemiskinan mendefisnisikan sebagai ketidakmampuan seseorang untuk memenuhi kebutuhan mereka, baik material dan non-material.
  7. Friedman (1979), ketimpangan kemiskinan kesempatan untuk merumuskan kekuatan dasar dari sosial, yang meliptui: asset (tanah, perumahan, peralatan, kesehatan), sumber keuangan (pendapatan dan kredit yang memadai), organisiasi dapat dimanfaatkan untuk mencapai kepentingan bersama, jaringan sosial sosial politik untuk mendapatkan pekerjaan yang dilakukan, barang atau jasa, pengetahuan dan keterampilan yang memadai dan informasi yang berguna.

Kemiskinan dipahami dalam berbagai cara. Pemahaman utama meliputi:

  1. Kekurangan gambar material, yang biasanya mencakup penyediaan kebutuhan sehari-hari dari makanan, pakaian, perumahan, dan kesehatan. Kemiskinan dalam arti ini dipahami sebagai situasi kelangkaan barang dan pelayanan dasar.
  2. Gambaran dari kebutuhan sosial, termasuk isolasi sosial, ketergantungan, dan ketidakmampuan untuk berpartisipasi dalam masyarakat. Ini termasuk pendidikan dan informasi. Isolasi sosial biasanya dibedakan dari kemiskinan, karena mencakup masalah-masalah politik dan moral, dan tidak terbatas pada bidang ekonomi. Jenis kemiskinan gambar lebih mudah untuk mengobati dari dua gambar lainnya.
  3. Ikhtisar tentang kurangnya penghasilan dan kekayaan yang memadai. Makna “memadai” di sini sangat berbeda dalam dunia politik dan ekonomi. Gambar dari objek dapat diselesaikan dengan mencari di luar pendapatan profesi hukum. Pengecualian jika lembaga tempat ia bekerja Melarang.

Mengukur Kemiskinan

Kemiskinan dapat dikelompokkan menjadi dua kategori, yaitu kemiskinan absolut dan kemiskinan relatif. Kemiskinan absolut mengacu pada satu set standar yang konsisten, tidak terpengaruh oleh waktu dan tempat / negara. Contoh pengukuran mutlak adalah persentase dari populasi yang makan di bawah nomor siku menopang kebutuhan tubuh manusia (kira-kira 2000-2500 kalori per hari untuk laki-laki).

Penyebab Kemiskinan

Kemiskinan banyak dihubungkan dengan:

  • Penyebab individu, atau patologis, yang melihat kemiskinan sebagai akibat dari perilaku, pilihan, atau kemampuan dari si miskin. Contoh perilaku dan pilihan adalah penggunaan keuangan tidak mengukur pendapatan.
  • Penyebab dari keluarga, yang menghubungkan kemiskinan dengan pendidikan keluarga. Penyebab keluarga juga dapat menjadi jumlah anggota keluarga tidak sebanding dengan keluarga berpenghasilan keuangan.
  • Penyebab sub-budaya (subkultur), yang menghubungkan kemiskinan dengan kehidupan sehari-hari, dipelajari atau dijalankan dalam lingkungan. Individu atau keluarga yang mudah tergoda oleh negara-negara tetangga adalah contoh.
  • Menyebabkan tubuh, yang melihat kemiskinan sebagai akibat dari tindakan orang lain, termasuk perang, pemerintah, dan ekonomi. Contoh tindakan orang lain adalah gaji atau honorarium yang dikendalikan oleh orang atau pihak lain. Contoh lain adalah perbudakan.
  • Penyebab struktural, yang memberikan alasan bahwa kemiskinan merupakan hasil dari struktur sosial.

Meskipun diterima secara luas bahwa kemiskinan dan pengangguran adalah sebagai akibat dari kemalasan, namun di Amerika Serikat (negara terkaya per kapita di dunia), misalnya, memiliki jutaan orang yang disebut pekerja miskin; yaitu, orang yang tidak berencana untuk kesejahteraan atau bantuan publik, namun masih gagal melewati atas garis kemiskinan.

Kemiskinan Dunia

Deklarasi Copenhagen menjelaskan kemiskinan absolut sebagai “sebuah kondisi yang ditandai dengan kekurangan parah kebutuhan dasar manusia, termasuk makanan, air minum yang aman, fasilitas sanitasi, kesehatan, tempat tinggal, pendidikan dan informasi.”

Bank Dunia menggambarkan “sangat miskin” sebagai orang yang hidup dengan kurang dari PPP $ 1 per hari, dan “miskin” dengan kurang dari PPP $ 2 per hari. Berdasarkan standar ini, 21% dari populasi dunia adalah di “sangat miskin”, dan lebih dari setengah populasi dunia masih disebut “miskin”, pada tahun 2001.

Timor Leste Kirim Mahasiswa Kuliah Di Unpatti

Timor Leste Kirim Mahasiswa Kuliah Di Unpatti

Timor Leste Kirim Mahasiswa Kuliah Di Unpatti

Republik Demokratik Timor Leste akan mengirimkan calon mahasiswa pascasarjana untuk berkuliah di Universitas Pattimura (Unpatti) Ambon pada Juni – Juli 2016.

“Mereka akan mengirimkan paling sedikit 10 orang mahasiswa pasca sarjana untuk belajar di sini pada Juni – Juli 2016,” kata Pembantu Rektor IV Bidang Kerjasama dan Informasi Teknologi Unpatti, Bob Mosse di Ambon, Selasa (19/1).

Ia mengatakan pengiriman mahasiswa untuk menjalani program kuliah magister di

Unpatti merupakan tindak lanjut dari kunjungan Abel da Costa Ximenes yang merupakan Wakil Menteri Pendidikan II Republik Demokratik Timor Leste ke Ambon pada 14 November 2015.

Mereka akan memilih sendiri satu dari 12 program Strata Dua (S2) yang tersedia, di antaranya Manajemen Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil, Ilmu Kelautan, Manajemen Pendidikan, Pendidikan Biologi, Bahasa Inggris, Ekonomi, Ilmu Hukum, Kehutanan, dan Ilmu Tanah.

“Kami sudah berkunjung ke Timor Leste untuk membicarakan itu dengan beberapa

menteri, wakil menteri dan direktur jenderal pendidikan, serta para akademisi pada 15 – 19 Desember 2015,” katanya.

Sebelum menjalani proses perkuliahan, para calon mahasiswa yang mendapatkan beasiswa dari pemerintahnya tersebut, akan dipersiapkan oleh Kedutaan Besar Indonesia di Dili, berupa kursus bahasa Indonesia selama kurang lebih tiga bulan lamanya.

Begitu tiba di Ambon nanti, mereka juga masih akan diikutsertakan dalam program

Bahasa Indonesia untuk Penutur Asing (BIPA) di Laboratorium Bahasa Unpatti dalam rangka mematangkan kemampuan berbahasa Indonesia.

“Ada empat bahasa yang digunakan di sana yakni Tetun dan Portugis yang merupakan bahasa kerja serta bahasa Inggris dan Indonesia sebagai bahasa komunikasi biasa. Generasi tua masih lancar berbahasa Indonesia, tetapi untuk tingkat mahasiswa sudah sulit mengucapkannya,” kata Bob.

Lebih lanjut ia mengatakan, semasa masih menjadi provinsi ke-27 Indonesia, tercatat sedikitnya ada 16 orang pemuda Timor Leste yang menyelesaikan program Strata Satu (S1) di Fakultas Perikanan, Pertanian, Hukum, Teknik, Eknonomi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP), dan Fakultas Keguruan Ilmu Pendidikan (FKIP) Unpatti.

Saat ini para alumnus telah membentuk Ikatan Alumni Unpatti Timor Leste, dan mendorong lebih banyak generasi mudanya untuk melanjutkan pendidikan tinggi di Unpatti.

“Para alumnus kami di sana rata-rata menduduki jabatan-jabatan penting dalam pemerintahan, salah satu lulusan Fakultas Hukum Unpatti telah menjadi wakil jaksa agung,” katanya.

 

Baca Juga :

Prodi Budidaya Fakultas Perikanan Unpatti Dapat Akreditasi A

Prodi Budidaya Fakultas Perikanan Unpatti Dapat Akreditasi A

Prodi Budidaya Fakultas Perikanan Unpatti Dapat Akreditasi A

Hasil penilaian Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) yaitu Program Studi Budidaya, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK) Unpatti telah memperoleh Akreditasi A.

Nilai ini meningkat dari penilaian sebelumnya yang masih Akreditasi B tahun 2010

lalu. Nilai Akreditasi A ini diperoleh tanggal 29 Desember 2015 lalu dengan skor 366 sesuai SK. 1262/SK/BAN-PT/Akredet/S/XII/2015.

Ketua Prodi Budidaya Absalom Luturmas kepada wartawan di Ambon (1/2/2016) menjelaskan, penilaian akreditasi diberikan melalui proses desk evaluation, yang dilakukan berdasarkan isian boring
yang telah dikirimkan sebelumnya dan dari visitasi yang dilakukan assesor BAN-PT tanggal 17-19 Desember 2015 lalu.

Dengan memperoleh Akreditasi A ini menunjukan bahwa secara kualitas berbagai indikator layanan kependidikan yang diberikan Prodi Budidaya Perairan FPIK Unpatti dapat disejajarkan dengan Prodi yang sama di berbagai kampus terbaik di Indonesia.

Indikator penilaian meliputi; tata kelola, kurikulum, sarana prasarana, bidang

kemahasiswaan dan alumni, pendanaan, jumlah kualitas hasil publikasi, penelitian maupun pengabdian masyarakat.

Dari berbagai indikator tersebut, menurut Luturmas, point penting yang meningkat pada Prodi ini adalah sumberdaya dosen dan penelitian, yaitu penelitian dosen dengan melibatkan mahasiswa dalam tugas akhir.

Banyak manfaat yang diperoleh setelah berhasil mengantongi Akreditasi A tersebut

yakni lulusannya akan diperhitungkan ketika memasuki dunia kerja.

Hasil Akreditasi A ini mendapat apresiasi dari Rektor Unpatti Prof. Thomas Pentury sehingga diharapkan, dapat menjadi pionir membangun sistem rekrutmen mahasiswa melalui jalur mandiri.

Kedepan akan didorong agar Prodi lain di beberapa Fakultas lingkup Unpatti Ambon juga bisa mendapat Akreditasi A.(TM05)

 

Sumber :

https://balikpapanstore.id/sejarah-g30s-pki/

SMPN 6 Ambon Siap Laksanakan UN Sistem Online

SMPN 6 Ambon Siap Laksanakan UN Sistem Online

SMPN 6 Ambon Siap Laksanakan UN Sistem Online

Dalam rangka mensukseskan Ujian Nasional (UN) berbasis komputer maka SMP Negeri 6 Ambon sejak bulan Oktober 2015 lalu sudah mulai menyiapkan fasilitas komputer, internet, listrik dan sumberdaya di sekolah.

Hingga kini persiapan fasilitas komputer baru sekitar 50 unit jika dibandingkan jumlah siswa peserta UN 383 orang yang akan terbagi atas 3 shiff dan 7 ruang UN, sehingga masih membutuhkan tambahan komputer sebanyak 128 unit.

Demikian pejelasan Drs. Jan Mahulette, M.MPd Kepala SMPN 6 Ambon kepada Tribun-Maluku.com diruang kerjanya Senin (25/1/2016).

Sesuai ratio 1:3 artinya 1 unit komputer dipakai oleh 3 siswa namun untuk SMPN 6

tetap akan menggunakan 1 siswa 1 komputer. Untuk menutupi kekurangan tersebut maka pihak sekolah akan mengupayakan, selain upaya juga dari Dinas P dan K Provinsi Maluku.

Dari sisi persiapan siswa tidak ada masalah, karena sudah dilakukan latihan-latihan/tes online serta sumberdaya guru juga tidak ada masalah, karena ada 7 tenaga yang sudah siap untuk membantu baik sebagai teknisi, operasi dan pengawas.

Mahulette menyambut baik kebijakan Dikor Kota Ambon yang telah mengusulkan

SMPN 6 Ambon termasuk salah satu SMP di Kota Ambon yang akan melaksanakan UN di tahun 2016 ini dengan sistem online.

“Ini merupakan langkah awal agar kedepan generasi kita betul-betul memiliki nilai kemandirian, kejujuran, kedisiplinan dan belajar keras,”katanya.

Prinsipnya SMPN 6 Ambon sangat siap untuk melaksanakan kegiatan ini sehingga

perlu didukung oleh Pemerintah Provinsi Maluku.

Harapannya, UN sistem online nanti dapat membentuk karakter siswa menjadi anak-anak yang jujur dalam proses ujian, disiplin, dapat menguasai ICT dengan baik, serta anak-anak yang mau belajar keras dan tidak bergantung kepada orang/teman lain.(TM02)

 

Sumber :

https://balikpapanstore.id/keutamaan-puasa-senin-kamis/

Rewrite

Rewrite

Rewrite

Sudah lebih dari 3 tahun saya tidak melakukan pemutakhiran blog. Penyebabnya? Pertama karena kesibukan pekerjaan sebagai controller/accountant untuk area Jawa Bagian Barat, kedua karena kesibukan mengawasi koperasi, ketiga karena asik dengan keluarga, dan keempat karena tenggelam dalam hobi baru berksperimen membuat kostum.

Banyak hal terjadi dalam kurun waktu 3 tahun itu dan saya merasakan ada banyak hal yang tidak bisa saya dapat melalui membaca tulisan, berpikir, atau diajari. Hal-hal tersebut hanya bisa saya peroleh melalui suatu proses yang disebut dengan menjalani (laku) atau mengalami.

Selepas saya turun gunung dari kahyangan lebih dari 3 tahun lalu, banyak pemandangan baru dalam hal akuntansi dan IFRS yang saya dapatkan di marcapada ini. Misalnya bahwa ERP, Internal Control, Human Behavior, sangat berpengaruh pada penerapan IFRS. Namun, pemandangan terindah yang bisa saya dapat adalah, IFRS ternyata tidak sebagus itu. IFRS  merupakan terobosan yang didasari dengan konsep yang baik dan alur berpikir yang logis. Namun aturan atau tatanan berdasar prinsip sangat sulit diejawantahkan, apalagi digunakan untuk mengusung ideologi menciptakan keseragaman dalam menceritakan kisah bisnis seluruh entitas secara global. Sebagai contoh, marilah kita tengok sejenak pengamalan pancasila dalam hidup bermasyarakat dan bernegara.

Di marcapada, dunia fana tempat para praktisi berjuang hidup. Konflik antara relevance dan reliability sangat terasa sekali dalam penerapan tatanan IFRS.
Saya coba berikan gambaran untuk hal ini, saya kaitkan dengan konsep penyajian jujur, yang mana jujur itu suatu hal kualitatif.
Pada suatu hari, regulator pacuan kuda meminta saya jujur kepada anda untuk mengatakan bahwa kuda pacuan saya mengalami keseleo di kaki kanannya sehingga berpotensi tidak dapat menjadi juara perlombaan seperti sebelum-sebelumnya. Regulator itu juga memaksa saya untuk memberitahu anda, berdasar pengalaman saya selama ini, dengan kondisi kuda salah urat di kaki kanannya, kira-kira kuda saya akan berada di posisi berapa. Perkara nanti ketika dalam putaran ketiga ada indikasi bahwa salah uratnya pulih, saya diharuskan merevisi prediksi saya.

Bagi anda yang akan bertaruh, kejujuran saya sangat bermanfaat. Itu kalau saya jujur. Tapi apakah dengan menunjukkan bukti surat dokter hewan dan kinerja kuda saya 5 tahun ke belakang bisa memperkuat kejujuran saya? Saya bisa saja memanipulasi kondisi 5 tahun terakhir untuk menciptakan ‘kejujuran’ untuk perlombaan ini. Jika setelah perlombaan ini anda tidak lagi percaya dengan saya dan prediksi saya, itu masalah anda. Yang penting saya untung besar dengan kalahnya taruhan anda di perlombaan kali ini. Tapi bisa juga saya ini benar-benar orang jujur, hanya saja saya tidak memiliki kemampuan memprediksi dan tidak memiliki data yang mencukupi. Masalahnya, bagaimana anda bisa memastikan apakah saya orang jujur yang tidak andal atau saya memang bukan orang jujur. Bagaimana cara mengukur (bukan menilai) kejujuran saya?

Secara tradisional, bukti objektif memang lebih mudah digunakan untuk mengukur kejujuran. Namun pandangan tradisional itu saat ini sedang ditinggalkan.

Baca Juga :

Globalisasi Internet dalam Online Business

Globalisasi Internet dalam Online Business

Globalisasi Internet dalam Online Business
Globalisasi merupakan suatu era dimana batas-batas ruang dan waktu mengalami perubahan dan menjadi terkaburkan yang mempengaruhi kehidupan kita. Hampir semua aspek kehidupan terpengaruh oleh efek globalisasi ini, baik dari segi politik, ekonomi-bisnis, sosial dan budaya. Globalisasi telah menuntut kita untuk menjadi perseorangan yang kreatif dan kompetitif untuk mengembangkan diri sesuai dengan perkembangan dan kemajuan teknologi informasi. Setiap orang memiliki kemampuan dan kesempatan untuk dapat memanfaatkan teknologi dengan sebaik-baiknya untuk menuju kesuksesan. Semua itu tergantung dari cara dan strategi yang dipakai untuk meraih kesuksesan yang diinginkan dan dicita-citakannya.

Salah satu teknologi yang mampu menjawab tantangan globalisasi ini adalah internet. Sebagai gambaran umum internet adalah suatu jaringan komputer luas dan besar yang mendunia, yang menghubungkan pemakai komputer dari suatu negara ke negara lain di seluruh dunia, dimana di dalamnya terdapat berbagai sumber daya informasi dari mulai yang statis hingga yang dinamis dan interaktif.

Internet dipandang sebagai dunia dalam bentuk lain (maya) karena hampir seluruh aspek kehidupan di dunia nyata ada di Internet seperti bisnis, hiburan, olah raga, politik dan sebagainya. Melalui internet, pertukaran informasi jarak jauh dapat dilakukan dengan sangat efektif dan efisien. Kita bisa berinteraksi dengan ribuan bahkan jutaan orang dan melihat perkembangan dunia tanpa harus beranjak dari tempat duduk kita. Bahkan, sebagian besar orang kreatif yang telah mengetahui banyak tentang internet dapat memanfaatkan fasilitas internet tersebut dengan melihat hal ini sebagai peluang bisnis yang menjanjikan untuk dapat menunjang usahanya.

Keuntungan pemakaian fasilitas internet yang telah dirasakan setiap orang dapat menimbulkan niat pada diri mereka untuk memanfaatkan sarana internet sebagai media online untuk mengembangkan potensi bisnis. Apalagi saat ini telah muncul suatu gaya bisnis baru non-konvensional yang kini telah menjadi tren, yang dikenal dengan online business.

Online Business merupakan solusi bagi anda yang ingin menjadi business man tapi tidak mempunyai modal finansial yang kuat untuk memasarkan produk-produk bisnis anda. Karna saat ini berbagai aplikasi bisnis yang berbasis internet dapat memiliki prospek yang bagus dalam dunia bisnis sebagai usaha yang menjanjikan. Bayangkan, hanya dengan modal koneksi internet dan ketekunan kita dalam memasarkan produk, seluruh dunia akan tahu dan mengenali produk yang kita promosikan hanya dengan sekali klik saja. Selain itu diperlukan juga strategi-strategi khusus dalam hal online business dan internet marketing untuk mempromosikan produk kita agar semakin dikenal oleh banyak orang.

Karya Tulis Ilmiah dalam Lingkungan Akademik

Karya Tulis Ilmiah dalam Lingkungan Akademik’

Karya Tulis Ilmiah dalam Lingkungan Akademik

Kedudukan karya tulis ilmiah di Perguruan Tinggi sangat penting dan merupakan bagian dari tuntutan formal lingkungan akademik. Karya tulis ilmiah menjadi pemerlain dari suasana ilmiah akademik yang wajib dikerjakan untuk menyelesaikan program studi.

Dilihat dari jenisnya, karya tulis ilmiah terdiri atas makalah, laporan bab atau laporan buku, skripsi, tesis, dan disertasi.
Dilihat dari tujuan penulisannya, karya tulis ilmiah dibedakan menjadi dua jenis, yaitu :
(1) Karya tulis ilmiah untuk memenuhi tugas-tugas perkuliahan, yaitu makalah dan laporan bab atau laporan buku.
(2) Karya tulis ilmiah yang merupakan syarat yang dituntut dari mahasiswa ketika akan menyelesaikan program studi, yaitu Skripsi (untuk S1), Tesis (untuk S2), Disertasi (S3).

Sebagai bagian dari tugas-tugas perkuliahan, karya tulis ilmiah dalam bentuk makalah dan laporan bab atau laporan buku (chapter) merupakan bagian dari sistem SKS (Sistem Kredit Semester), yaitu merupakan komponen tugas-tugas terstruktur yang harus dipenuhi oleh para mahasiswa di luar kegiatan perkuliahan dalam kelas. Jadi makalah dan laporan bab atau laporan buku merupakan konsekuensi logis dari sistem SKS dalam perkuliahan.

Skripsi dapat ditempuh oleh mahasiswa S1 yang memenuhi syarat IPK (Indeks Prestasi Kumulatif) sesuai dengan pedoman akademik yang berlaku dan sejauh yang bersangkutan berminat untuk menempuh jalur ini. Bagi mereka yang tidak memenuhi persyaratan jalur ini atau mereka yang tidak berminat, alternatif lain yaitu jalur SKS. Sementara itu, Tesis wajib disusun oleh mahasiswa pascasarjana/program magister (S2) dan Disertsi wajib disusun oleh mahasiswa program Doktor (S3) dalam rangka menyelesaikan studinya.

Melalui karya tulis ilmiah tersebut, mahasiswa mengungkapkan fikirannya secara sistematis, sesuai dengan kaidah-kaidah keilmuan. Dengan mengacu kepada kepustakaan dan dokumen yang relevan, mahasiswa melakukan pengamatan lapangan, melakukan penelitian historis atau kajian kepustakaan. Dalam kaitan ini, karya tulis ilmiah merupakan wahana komunikasi hasil-hasil penelitian ilmiah dengan masyarakat akademiknya untuk diuji secara terbuka dan objektif, serta mendapatkan koreksi yang berupa saran dan kritik.

Di samping itu, karya tulis ilmiah juga merupakan wahana untuk menyajikan nilai-nilai praktis maupun nilai-nilai teoritis dari hasil-hasil pengkajian dan penelitian ilmiah yang dilakukan oleh mahasiswa. Dengan sifat dan kedududukan ini, maka karya tulis ilmiah dalam lingkungan masyarakat akademik bisa ikut memperkaya khasanah keilmuan dan memperkokoh paradigma keilmuan pada bidang keilmuan atau disiplin yang relevan. Proses akumulasi, validasi, dan bahkan falsifikasi dalam kegiatan ilmiah melalui penelitian dan pengkajian ilmiah ini merupakan prasyarat untuk perkembangan disiplin keilmuan, termasuk ilmu pendidikan dan keguruan.

Jadi, karya tulis ilmiah dalam lingkungan Perguruan Tinggi mengemban dua misi, yaitu :
(1) Wahana untuk melatih para mahasiswa mengungkapkan fikiran-fikirannya secara sistematis, tertib, dan dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah. Hal ini merujuk pada sasaran yang mengacu pada segi prosesnya.
(2) Memberikan sumbangan pada perkembangan bidang ilmu pengetahuan. Hal ini merujuk pada sasaran yang mengacu pada segi produknya.

Sumber : https://uptodown.co.id/