Kemiskinan dan Kualitas SDM di Kabupaten Pati

Kemiskinan dan Kualitas SDM di Kabupaten Pati

Kemiskinan dan Kualitas SDM di Kabupaten Pati
Saya termasuk salah satu orang yang beruntung. Bagaimana tidak? Saya bisa bersekolah hingga masuk ke salah satu perguruan tinggi negeri, saya bisa makan hingga 10 kali sesuka saya, bisa membeli baju satu bulan sekali kalau saya mau, bisa bermain-main dengan notebook setiap waktu, dan bisa … bisa … bisa lainnya. Namun, semua itu terjadi karena adanya dukungan finansial dari orang tua. Tanpa mereka, saya tidak akan mampu menjalani hidup.

Satu hal yang selalu mengganggu nurani saya. Saya tidak bisa adil. Ketika sedang lapar dan makanan belum tersedia, seringkali saya berpikir tentang kaum duafa. Apakah mereka bisa makan hari ini? Bagaimana jika mereka tidak mendapatkan penghasilan untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari? Akan tetapi, ketika makanan telah terhidang, saya menjadi lupa pada mereka. Pikiran saya seketika berubah menjadi “masa bodoh dengan nasib mereka”. Lalu, apakah saya ini tergolong sebagai penjahat?

Kabupaten Pati dan Kemiskinan
Salah satu dosen saya pernah membacakan daftar perkembangan wilayah kabupateb/kota di Provinsi Jawa Tengah. Hasilnya, tidaklah mengejutkan. Sebagai ibukota provinsi, Kota Semarang merupakan satu-satunya kota yang memiliki perkembangan wilayah yang pesat. Untunglah, Kabupaten Pati tidak terpuruk di peringkat bawah. Kabupaten ini berada pada tingkat perkembangan wilayah yang sedang-sedang saja. Tidak lambat, tetapi juga tidak cepat. Hmm, bisa dibilang kecepatannya mencapai 60 km/jam jika kita sedang mengendarai sepeda motor.

Berdasarkan data yang saya peroleh di BPS (Provinsi Jawa Tengah dalam Angka, 2007), penduduk miskin di Kabupaten Pati pada tahun 2002, 2003, dan 2004 adalah sebagai berikut.

Uninus Berikan Beasiswa Bagi Calon Mahasiswa Hafiz

Uninus Berikan Beasiswa Bagi Calon Mahasiswa Hafiz

Uninus Berikan Beasiswa Bagi Calon Mahasiswa Hafiz

Universitas Islam Nusantara (Uninus) Kota Bandung, mulai membuka pendaftran bagi calon mahasiswa baru tahun ajaran 2019/2020. Pendaftaran yang dibuka mulai 1 Maret dan akan ditutup pada 30 Agustus 2019 mendatang.

Wakil Rektor I Uninus, Husen Saeful Insan menuturkan, saat ini ada 24 program studi yang akan menerima mahasiswa baru, diantaranya 22 prodi untuk S1 dan yang lainnya program Pasca Sarjana atau konsentrasi guru PLT, guru negeri dan guru Sekolah Luar Biasa (SLB).

”Untuk prodinya ada Ekonomi yang terdiri dari manajemen dan Akutansi. Kalau

hukum ada Ilmu Hukum, hukum Pidana, Perdata, tatanegara,” tutur Husen, di Kampus Uninus Jalan Soekarno Hatta 530, Kota Bandung, baru-baru ini.

Selain itu, lanjutnya, ada juga delapan prodi Fakultas Keguruan Ilmu Pendidikan (FKIP) yaitu empat Pendidikan Luar Biasa (PLB) Pendidikan Luar Sekolah (PLS) ,Pendidikan Matematika, Pendidikan Pancasila Kewarganegaraan, Bahasa Inggris , Bahasa Indonesia dan Bahasa Arab.

”Ada juga pendidikan guru khusus atau PG PAUD,” imbuhnya.

Tidak hanya itu, ia juga mengaku, di Uninus juga ada Fakultas Teknik konsentrasi Teknik Industri, Teknik Informatika, Teknik Elektro , Fakultas Pertanian konsentrasi penyakit dan hama, Fakultas Komunikasi konsentrasi Ilmu Komunikasi dan Humas, humnistik ilmu perpustakaan fakultas Agama, pendidikan agama islam, Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah, Komunikasi penyiaran islam, Perbankan Syariah.

”Kalau untuk jenjang S2 ada manajemen pendidikan, S2 Ilmu Hukum Bisnis,

Manajemen Pendidikan Islam dan S2 Ilmu Pendidikan,” imbuhnya.

Selain melalui jalur seperti biasa, Uninus juga menyediakan pendafran melalui beasiawa bagi calon mahasiswa yang berprestasi, beasiswa bidikmisi dan beasiswa berprestasi seperti atlit dan guru serta beasiswa yang berasal dari pemerintah.

”Kami juga menerima mahasiswa yang mendapat beasiswa dari Kemendikbud dan

Kemenag atau beasiswa PPA. Kami juga menerima siswa dengan beasiswa khusus untuk calon mahasiawa penghafal Alquran,” terangnya.

Khusu bagi mahasiswa penghafal Alquran, lanjutnya, Uninus memberikan pembebasan biaya SPP. Namun biaya pembebasannya akan disesuaikan dengan tingkatan Juz yang dihafal.

 

Baca Juga :

UNINUS Berikan Ruang Disabilitas Berkreasi dan Berkompetisi

UNINUS Berikan Ruang Disabilitas Berkreasi dan Berkompetisi

UNINUS Berikan Ruang Disabilitas Berkreasi dan Berkompetisi

Sedikitnya 423 penyandang disabilitas ikut berkompetisi dalam gelaran Gebyar Lomba Disabilitas yang diselenggarakan Himpunan Mahasiswa Universitas Islam Nusantara Bandung, pada Senin 4 Maret 2019.

Wakil Rektor I, Husen Saeful Insan mengungkapkan, ge­laran yang mengambil tema ”Ragam Kilau Di Nusantara” tersebut rutin dilaksanakan setiap tahun oleh himpunan mahasiswa pendidikan luar biasa.

”Bedanya, kalau tahun lalu kita melaksanakan acara ha­nya se- Bandung Raya, tapi di tahun ini levelnya sedikit agak besar yaitu se-Jawa Barat,” ungkap Husen, saat ditemui di Kampus Uninus, Jalan So­ekarno Hatta 530 Kota Bandung, Senin (4/3).

Menurut Husen, kegiatan gebyar se- Jabar yang dilaku­kan kali ini merupakan ba­

gian dari upaya pihaknya untuk menjangkau lebih luas dan juga meningkatkan ke­percayaan bagi siswa Sekolah Luar Biasa (SLB) di Jabar. Sehingga, pihaknya menga­presiasi dan memberikan peluang kepada para siswa untuk berkreasi.

”Potensi anak SLB itu luar biasa. Diharapkan ke depan bukan hanya level daerah atau nasional saja, tapi bisa masuk level dunia. Tugas kita mendo­rong bagaimana produk SLB bisa di banggakan dan setiap SLB bisa menciptakan produk khasnya tersendiri,” ujarnya.

Namun demikian, Husen mengaku, saat ini ada bebe­rapa kendala yang dihadapi sekolah, salah satunya adalah tidak adanya guru berkebu­tuhan khusus. Padahal, lanjut Husen, seharusnya setiap sekolah mempunyai guru yang memahami pendidikan luar biasa.

”Itu sangat dibutuhkan (guru yang memahami pen­didikan luar biasa) sebab, siapa

tahu ada anak berke­butuhan khusus yang masuk ke sekolah biasa. Di Uninis sendiri setiap tahun, siswa peminat pendidikan Luar Biasa ada sekitar 200 orang,” tandasnya.

Ditempat yang sama, Ketua himpunan mahasiswa PLB , Tini Fitriyani menuturkan,

dalam pelaksanaan acar kali ini mendapat antusias pe­serta yang sangat luar biasa. Hal itu dapat dilihat dari jum­lah peserta yang melebihi target.

”Awalnya kami menargetkan sekitar 35 sekolah yang ikut. Ternyata yang daftar ada se­banyak 48 sekolah,” tuturnya.

 

Sumber :

https://ojs.hh.se/index.php/JISIB/comment/view/94/0/83431

 

Guru Berprestasi dapat Hadiah Umrah

Guru Berprestasi dapat Hadiah Umrah

Guru Berprestasi dapat Hadiah Umrah

Camat Lengkong Tubagus Aris Mulyadi akan memberikan hadiah umrah bagi guru berprestasi ting­kat Kecamatan Lengkong. Hadiah itu sebagai wujud terimakasihnya kepada para guru.

Tubagus mengungkapkan, gagasan itu bermula dari keprihatinannya saat men­jadi pembina upacara Hari Guru di wilayahnya. Saat itu, ia memberikan piagam penghargaan kepada guru berprestasi yang diseleksi oleh Persatuan Guru Repu­blik Indonesia (PGRI) Kota Bandung.

“Berangkat dari kepriha­tinan waktu saya menjadi pembina upacara di hari guru pada saat itu. Hadiah guru berprestasi itu hanya piagam dan piala. Menurut saya, sebagai ucapan terima kasih saya kepada guru, walaupun itu secara tidak langsung,” ungkapnya dalam Bandung Menjawab di Me­dia Lounge Balai Kota Bandung, belum lama ini.

Ia bekerja sama dengan Rumah Quran Center, lem­baga sosial yang memberikan bantuan bagi warga yang ingin memperdalam ilmu Alquran. Lembaga ini pernah memberikan bantuan umrah kepada korban First Travel yang tergolong tidak mam­pu, seperti tukang becak.

“Rumah Quran ini sebe­tulnya lebih dulu melakukan, mereka bantu para korban

First Travel, tapi yang mis­alnya tukang becak yang dibantu oleh mereka. Ke­betulan saya sampaikan program ini, nyambung. Kebetulan kemarin sisa satu, saya sampaikan, be­rikanlah untuk guru ber­prestasi,” jelas Tubagus.

Seleksi tersebut secara for­mal oleh PGRI untuk ber­kompetisi secara berjenjang ke tingkat nasional. Seba­nyak 22 orang guru berpar­tisipasi dalam seleksi terse­but. Guru yang menang di tingkat Kecamatan Lengkong inilah yang akan mendapat­kan hadiah umrah.

“Guru itu hasil seleksi di tingkat kecamatan oleh PGRI. Jadi saya serahkan ke PGRI.

PGRI yang seleksi, Nanti pas pemberangkatan dengan Rumah Al Quran hubungannya. Saya hanya jembatan saja,” katanya.

Tubagus mengatakan, ha­diah tersebut untuk dua orang guru, yakni guru PNS dan guru honorer. Ia mem­berikan kesempatan yang sama bagi kedua guru itu.

“Setiap tahun minimal harus dua, satu guru formal, satu lagi guru non formal kalau

target saya. Guru ho­nor dan guru mengaji yang ada di masjid,” ujarnya.

Guna menjaga keberlanju­tan program tersebut, Tu­bagus juga menitipkan pro­gram Sorga (Sodaqoh War­ga) kepada PGRI. Program tersebut berupa pembu­kaan tabungan bagi warga yang peduli terhadap pen­didikan. Dana yang terkum­pul melalui infak dan sede­kah warga itu akan diperun­tukkan bagi para guru yang berprestasi.

 

Sumber :

https://ojs.hh.se/index.php/JISIB/comment/view/401/0/83426

UT Sasar Generasi Milenial Untuk Cari Duta Kampus

UT Sasar Generasi Milenial Untuk Cari Duta Kampus

UT Sasar Generasi Milenial Untuk Cari Duta Kampus

Pertama kali nya Universitas Terbuka (UT) menggelar pemilihan duta kampus.

Menurut Wakil Rektor I Dr Mohamad Yunus ajang ini adalah upaya mengurangi image kalau UT hanya untuk para pekerja. UT tidak memandang calon mahasiswa dari manapun, asalkan dia lulusan SMA.

Saat ini, mulai ada pergeseran. Mahasiswa UT makin banyak yang muda. Dari total 300 ribu mahasiwa UT, 120 ribu di antaranya berusia muda termasuk mereka yang baru lulus dari SLTA.

“Kami ingin anak-anak yang baru lulus SMA bisa masuk UT agar bahasanya

nyambung, kami pilih duta-duta UT yang memiliki usia sama, milenial,” ujar Yunus saat membuka pemilihan duta UT, Rabu (8/8).

Para peserta yang ikut pemilihan duta UT, lanjutnya, semuanya mahasiswa (UT). Mereka berasal dari 39 regional/daerah office, yang diseleksi, dipilih dan akhirnya lolos 16 orang. Disaring lagi hingga fnalisnya tinggal sembilan orang.

“Nah, dari sembilan orang itu nanti akan dipilih satu orang. Tahun depan akan kami pilih dua orang karena dibuat lebih besar lagi pemilihannyq,” terangnya.

Setelah terpilih jadi duta UT, mereka akan tetap kuliah sebagai mahasiswa. Kemudian ditugaskan memberikan edukasi kepada masyarakat khususnya generasi muda soal UT.

“Intinya bagaimana melakukan sosialisasi kepada calon mahasiswa dan kesiapan

UT-nya. Jangan sampai sudah terpilih kemudian UT tidak tidak mengapa-apakan mereka,” terangnya.

Mengenai latar belakang mahasiswa ingin menjadi duta, menurut Yunus, karena mereka ingin menyampaikan kepada publik informasi-informasi tentang UT secara benar. Kalau belum pernah masuk di UT tentu akan susah memahaminya.Beda bila dosen maupun pegawai UT yang menyampaikan, orang tidak akan terlalu antusias karena dipikir promosi.

“Tapi kalau mahasiswa yang menyampaikan keberadaan UT, masyarakat akan lebih objektif penilaiannya,” tutupnya

 

Baca Juga :

Anaknya Tak Diterima di SMP Negeri, Kang Emil Curhat, Ini Pesannya

Anaknya Tak Diterima di SMP Negeri, Kang Emil Curhat, Ini Pesannya

Anaknya Tak Diterima di SMP Negeri, Kang Emil Curhat, Ini Pesannya

Proses penerimaan peserta didik baru (PPDB) dengan sistem zonasi memang tidak menjadi hal yang menggembirakan bagi semua orang tua murid. Sekalipun bagi orang tua murid dari kalangan pejabat, seperti yang dirasakan Wali Kota Bandung, Ridwan Kamil.

Camillia Laetitia Azzahra, anak pria yang biasa disapa Kang Emil itu tidak lolos saat

akan mendaftar di SMP Negeri 2 Bandung. Kang Emil lantas mem-posting melalui akun Facebook-nya terkait sang anak yang tidak diterima di SMP negeri lantaran tergeser oleh sistem zonasi PPDB Kota Bandung.

“Zara, anak perempuan saya, NEM-nya bagus dan mendaftar ke SMPN 2 Bandung. Namun, dia tidak diterima karena tergeser oleh sistem zonasi PPDB Kota Bandung versi awal sebelum yang sekarang. Ia menangis dan bertanya-tanya. Setelah saya terangkan bahwa itu adalah sebuah peraturan yang harus kita hormati, akhirnya ia berhenti menangis dan mencoba paham,” tulis Ridwan yang juga mengugah foto anaknya yang berkerudung merah, Rabu (11/7).

Anaknya Tak Diterima di SMP Negeri, Kang Emil Curhat, Ini Pesannya

Camillia Laetitia Azzahra, anak Ridwan Kamil yang tidak diterima di SMP Negeri 2 Bandung. (Instagram/Ridwan Kamil)

“Banyak pihak tanya ‘Anda kan wali kota, Anda kan punya kuasa, bisa kali nyelipin buat anaknya sendiri. Masa tega ama anaknya sendir?!” Sya diskusikan panjang dengan Bu Cinta, kami pun sepakat, apa jadinya jika saya ikutan melanggar aturan diam-diam. Nilai hidup apa yang akan menempel seumur hidupnya Zara, jika ia kami paksa masuk. Maka ia akan meyakini bahwa berbohong itu boleh. Nauzubillah. Zara kini bahagia dan gembira sekolah di SMP swasta. Semoga ini menjadi hikmah, bahwa mungkin kita tidak menyukai sebuah aturan yg membuat kita di pihak yang kalah. Namun aturan tetaplah aturan. Kesuksesan tidak selalu harus dengan bersekolah di negeri. Mari kita hormati.”

Tulisan yang menginspirasi itu hingga pukul 17.07 sudah lebih dari 2.900 yang

membagikan dan 2 ribu lebih yang berkomentar positif terkait testimoni orang nomor satu di Kota Bandung itu.

Secara terpisah, terkait hasil PPDB 2018 yang telah diumumkan, tidak semua siswa bisa diterima di sekolah negeri. Ridwan meminta semua pihak bisa menerima hasil tersebut.

“Kepada calon siswa yang belum bisa diterima di sekolah negeri, saya harap tidak berkecil hati. Sebab, kuota sekolah negeri memang terbatas. Hanya tersedia sekitar 16.628 kursi di jenjang SMP negeri untuk sekitar 27.828 calon peserta didik,” kata Ridwan saat dimintai konfirmasi wartawan kemarin (11/7).

Menurut Emil keterbatasan jumlah sekolah negeri menjadi PR besar pemerintah. Kendati demikian, dia berusaha memfasilitasi seluruh kepentingan masyarakat dengan prinsip yang berkeadilan.

 

Sumber :

https://jeffmatsuda.com/

Sekolah di Kota Bekasi Tak Diliburkan Pada Saat Asian Games 2018

Sekolah di Kota Bekasi Tak Diliburkan Pada Saat Asian Games 2018

Sekolah di Kota Bekasi Tak Diliburkan Pada Saat Asian Games 2018

Pada saat penyelenggaraan Asian Games 2018 sayangnya sekolah di Kota Bekasi tetap masuk.

Kepala Bidang Sarana dan Prasarana Dinas Pendidikan Kota Bekasi Krisman

Irwandi mengatakan proses belajar mengajar dan laga Asian Games yang digelar di Stadion Patriot Candrabhaga pun tidak akan menganggu.

“Proses pembelajaran seperti biasa, tidak ada libur saat Asian Games,” kata Krisman, Senin (6/8).

Bahkan lanjut Krisman, sekolah yang dekat venue pun tidak libur dan tetap masuk seperti biasa.

“Jam belajar mengajar pun tidak ada pengurangan, normal seperti biasa saja.

Wilayah kami kan bukan lokasi utama Asian Games, hanya satu venue saja stadion, lagi pula pertandingannya kan sore hari jadi tidak akan menganggu,” tutur Krisman.

Diketahui Stadion Patriot Candrabhaga Kota Bekasi sebagai salah satu venue Asian Games 2018 cabang olahraga sepak bola untuk pertandingan babak penyisihan group A.

Grup A ialah tuan rumah Indonesia, Hongkong, Laos, Palestina dan Taiwan.

 

Untuk laga di Stadion Patriot Candrabhaga Bekasi, Tim Nasional (Timnas) Indonesia akan berlaga pada 12 Agustus 2018 melawan Taiwan

 

Sumber :

https://www.sudoway.id/

Pengertian Kecerdasan Spiritual

Pengertian Kecerdasan Spiritual

Kecerdasan spiritual disingkat SQ adalah jiwa dari kecerdasan yang membantu seseorang untuk mengembangkan diri sepenuhnya melalui penciptaan kemungkinan untuk menerapkan nilai-nilai positif.

SQ adalah fasilitas yang membantu orang untuk mengatasi dan datang untuk berdamai dengan masalah. Ciri utama dari SQ ini ditunjukkan dengan kesadaran seseorang untuk menggunakan pengalamannya sebagai bentuk penerapan nilai dan makna.

Kecerdasan spiritual dikembangkan dengan baik akan ditandai dengan kemampuan seseorang untuk menjadi fleksibel dan mudah beradaptasi dengan lingkungan, memiliki tingkat kesadaran yang tinggi, untuk menghadapi penderitaan dan rasa sakit, mampu mengambil pelajaran dari kegagalan, mampu mewujudkan hidup sesuai dengan visi dan misi, mampu melihat hubungan antara hal-hal, independen, dan akhirnya membuat seseorang mengerti arti hidupnya.

Pengertian Kecerdasan Spiritual Menurut Para Ahli

  • Menurut Zohar dan Marshall, penerjemah Helmy Mustofa (2005:25): (1) Kecerdasan spiritual adalah kecerdasan yang kita gunakan untuk membuat kebaikan, kebenaran, keindahan, dan kasih sayang dalam kehidupan sehari-hari kita, keluarga, organisasi, dan lembaga. (2) kecerdasan Spiritual adalah cara kita menggunakan makna, nilai-nilai, tujuan, dan motivasi dalam proses berpikir dan pengambilan keputusan.
  • Abdul wahid Hasan (2006:27) yang mengemukakan bahwa: “Kecerdasan spiritual adalah kecerdasan yang digunakan untuk menyelesaikan dihadapi hidup permasahan, orang diminta untuk mengubah penderitaan menjadi semangat kreatif (motivasi) hidup yang tinggi sehingga penderitaan berubah menjadi kegembiraan hidup. Manusia harus dapat menemukan makna hidup “.
  • menurut Marsha Sinetar (2001:9) menyatakan: Kecerdasan spiritual adalah pikiran yang mendapat inspirasi, dorongan, dan efektivitas yang lebih baik.
  • Aribowo dan Irianto (2003:xiv) menyatakan: Kecerdasan spiritual adalah kemampuan kita untuk mengetahui dan memahami diri kita sepenuhnya sebagai makhluk spiritual dan sebagai bagian dari alam semesta. Dengan memiliki kecerdasan spiritual berarti bahwa kita memahami sepenuhnya makna dan hakikat kehidupan kita hidup.
  • Ary Ginanjar Agustian (2004:57), Kecerdasan spiritual adalah kemampuan untuk memberi makna pada setiap perilaku dan kegiatan keagamaan, melalui langkah-langkah dan tauhid pemiran (Integrative) serta berprinsip sebagai Tuhan.

Ciri Kecerdasan Spiritual (SQ)

  • Kemampuan untuk berpikir diluar materi fisik dan diluar panca indra.

Orang yang memiliki kecerdasan spiritual (SQ) memiliki kemampuan untuk berpikir tentang apa pun di luar materi fisik dan indera manusia. Kecerdasan spiritual (SQ) yang mampu berpikir dan percaya bahwa ada kekuatan lain yang melebihi kekuatan apapun di dunia ini. Kecerdasan spiritual (SQ) percaya bahwa segala sesuatu yang muncul atau materi bukanlah segalanya. Tapi ada kekuatan yang mendorong orang untuk menjadi lebih baik. Ada kekuatan yang menjaga dan memberikan keseimbangan di alam.

  • Kemampuan untuk mengungkapkan dan menemukan makna dari dari suatu hal

Kecerdasan spiritual (SQ) mengajarkan Anda bagaimana harus bersikap dan melihat semua kejadian dalam hidup Anda dari perspektif yang luas dan dari sudut pandang positif sehingga Anda dapat menemukan makna di balik setiap peristiwa yang terjadi dalam hidup Anda. Arti hidup adalah bahwa Anda dapat menemukan pembebasan rohai Anda dari unsur-unsur duniawi seperti godaan nafsu, keserakahan, kesombongan, kebencian, dendam, dll

  • Kemampuan untuk mengabdi pada sesama dan membuat dunia mejadi lebih baik

Kecerdasan spiritual (SQ) membuat Anda tumbuh menjadi hubungan makna meihat manusia sepenuhnya dan mampu dengan sesama manusia dan alam semesta. Hal ini memungkinkan Anda untuk menjadi orang yang memiliki rasa peduli, simpati, empati, berbagi, dan terintegrasi satu sama lain dan alam semesta.

Dengan memiliki sifat seperti ini secara tidak langsung akan mempengaruhi perkembangan diri Anda, lingkungan Anda dan alam semesta sehingga membuat diri Anda, lingkungan Anda dan alam semseta lebih baik.

Contoh Kecerdasan Spiritual

  1. Anak-anak dan orang tua untuk toko dan belanja uang pengembalian lebih toko, anak-anak mengemis dan proposal dikembalikan ke orang tua mereka, ada orang tua yang mengatakan; “Aaah … tidak harus memberikan perubahan ke lebih menyakitkan”. Ketidakjujuran dan integritas ini vandalisme pelatihan yang efektif.
  2. Keluarga pergi berlibur dan orang tua mengambil barang-barang seperti handuk atau hotel lain yang tidak diperbolehkan. Sering juga di pesawat, orang tua mengambil sendok (tidak sendok plastik, tapi sendok stainless), anak-anak sering akan mengatakan; “Ma … apa yang mungkin menjadi” jawab ibu; “Jika Anda tidak membungkam berisik” Ini adalah pelatihan yang mencuri.

Baca Juga : 

Pengertian Molekul Dan Contohnya

Pengertian Molekul Dan Contohnya

Pengertian Molekul Dan Contohnya

Pengertian Molekul

Molekul didefinisikan sebagai sekelompok atom (paling sedikit dua) yang saling berikatan dengan sangat kuat (kovalen) dalam susunan tertentu dan bermuatan netral serta cukup stabil. Menurut definisi ini, molekul berbeda dengan ion poliatomik. Dalam kimia organik dan biokimia, istilah molekul digunakan secara kurang kaku, sehingga molekul organik dan biomolekul bermuatan pun dianggap termasuk molekul.

Dalam teori kinetika gas, istilah molekul sering digunakan untuk merujuk pada partikel gas apapun tanpa bergantung pada komposisinya. Menurut definisi ini, atom-atom gas mulia dianggap sebagai molekul walaupun gas-gas tersebut terdiri dari atom tunggal yang tak berikatan.

Sebuah molekul dapat terdiri atom-atom yang berunsur sama (misalnya oksigen O2), ataupun terdiri dari unsur-unsur berbeda (misalnya air H2O). Atom-atom dan kompleks yang berhubungan secara non-kovalen (misalnya terikat oleh ikatan hidrogen dan ikatan ion) secara umum tidak dianggap sebagai satu molekul tunggal.

Ilmu Molekuler

Ilmu yang mempelajari molekul disebut kimia molekuler ataupun fisika molekuler bergantung pada fokus kajiannya. Kimia molekuler berkutat pada hukum-hukum yang mengatur interaksi antara molekul, manakala fisika molekuler berkutat pada hukum-hukum yang mengatur struktur dan sifat-sifat molekul. Dalam prakteknya, perbedaan kedua ilmu tersebut tidaklah jelas dan saling bertumpang tindih. Dalam ilmu molekuler, sebuah molekul terdiri dari suatu sistem stabil yang terdiri dari dua atau lebih molekul. Ion poliatomik dapat pula kadang-kadang dianggap sebagai molekul yang bermuatan. Istilah molekul tak stabil digunakan untuk merujuk pada spesi-spesi kimia yang sangat reaktif.

Sejarah Molekul

Walaupun keberadaan molekul telah diterima oleh banyak kimiawan sejak awal abad ke-19, terdapat beberapa pertentangan di antara para fisikawan seperti Mach, Boltzmann, Maxwell, dan Gibbs, yang memandang molekul hanyalah sebagai sebuah konsepsi matematis. Karya Perrin pada gerak Brown (1911) dianggap sebagai bukti akhir yang meyakinkan para ilmuwan akan keberadaan molekul.

Definisi molekul pula telah berubah seiring dengan berkembangnya pengetahuan atas struktur molekul. Definisi paling awal mendefinisikan molekul sebagai partikel terkecil bahan-bahan kimia yang masih mempertahankan komposisi dan sifat-sifat kimiawinya. Definisi ini sering kali tidak dapat diterapkan karena banyak bahan materi seperti bebatuan, garam, dan logam tersusun atas jaringan-jaringan atom dan ion yang terikat secara kimiawi dan tidak tersusun atas molekul-molekul diskret.

Ukuran Molekul

Kebanyakan molekul sangatlah kecil untuk dapat dilihat dengan mata telanjang. Kekecualian terdapat pada DNA yang dapat mencapai ukuran makroskopis. Molekul terkecil adalah hidrogen diatomik (H2), dengan keseluruhan molekul sekitar dua kali panjang ikatnya (0.74 Å). Satu molekul tunggal biasanya tidak dapat dipantau menggunakan cahaya, namun dapat dideteksi menggunakan mikroskop gaya atom. Molekul dengan ukuran yang sangat besar disebut sebagai makromolekul atau supermolekul. Jari-jari molekul efektif merupakan ukuran molekul yang terpantau dalam larutan.

Rumus Molekul

Rumus empiris sebuah senyawa menunjukkan nilai perbandingan paling sederhana unsur-unsur penyusun senyawa tersebut. Sebagai contohnya, air selalu memiliki nilai perbandingan atom hidrogen berbanding oksigen 2:1. Etanol pula selalu memiliki nilai perbandingan antara karbon, hidrogen, dan oksigen 2:6:1. Namun, rumus ini tidak menunjukkan bentuk ataupun susunan atom dalam molekul tersebut. Contohnya, dimetil eter juga memiliki nilai perbandingan yang sama dengan etanol. Molekul dengan jumlah atom penyusun yang sama namun berbeda susunannya disebut sebagai isomer.

Perlu diperhatikan bahwa rumus empiris hanya memberikan nilai perbandingan atom-atom penyusun suatu molekul dan tidak memberikan nilai jumlah atom yang sebenarnya. Rumus molekul menggambarkan jumlah atom penyusun molekul secara tepat. Contohnya, asetilena memiliki rumus molekuler C2H2, namun rumus empirisnya adalah CH.

Massa suatu molekul dapat dihitung dari rumus kimianya. Sering kali massa molekul diekspresikan dalam satuan massa atom yang setara dengan 1/12 massa atom karbon-12.

Geometri Molekul

Molekul memiliki geometri yang berbentuk tetap dalam keadaan kesetimbangan. Panjang ikat dan sudut ikatan akan terus bergetar melalui gerak vibrasi dan rotasi. Rumus kimia dan struktur molekul merupakan dua faktor penting yang menentukan sifat-sifat suatu senyawa. Senyawa isomer memiliki rumus kimia yang sama, namun sifat-sifat yang berbeda oleh karena strukturnya yang berbeda. Stereoisomer adalah salah satu jenis isomer yang memiliki sifat fisika dan kimia yang sangat mirip namun aktivitas biokimia yang berbeda.

Pengertian Kemiskinan Menurut Para Ahli Dunia

Pengertian Kemiskinan Menurut Para Ahli Dunia

Pengertian Kemiskinan

Pengertian Kemiskinan Menurut Para Ahli dunia- Kemiskinan adalah suatu kondisi di mana ada ketidakmampuan untuk memenuhi kebutuhan dasar seperti makanan, pakaian, tempat tinggal, pendidikan, dan kesehatan. Kemiskinan dapat disebabkan oleh kelangkaan alat pemenuh kebutuhan dasar, ataupun sulitnya akses terhadap pendidikan dan pekerjaan. Kemiskinan merupakan masalah global. Kebanyakan orang memahami istilah ini secara subyektif dan komparatif, sementara yang lain melihatnya dari segi moral dan evaluatif, dan lain-lain untuk memahaminya dari sudut ilmiah yang telah mapan, dll

7 Pengertian Kemiskinan Menurut Para Ahli

  1. BAPPENAS (1993), mendefinisikan kemiskinan sebagai situasi kekurangan yang terjadi bukan karena kehendak oleh orang miskin, tetapi karena keadaan yang tidak bisa dihindari oleh kekuatan yang ada padanya.
  2. Levitan (1980), Kemiskinan adalah kekurangan barang dan jasa yang diperlukan untuk mencapai standar hidup yang layak.
  3. Faturchman dan Marcelinus Molo (1994), mendefinisikan bahwa kemiskinan adalah ketidakmampuan individu atau rumah tangga untuk memenuhi kebutuhan dasar mereka.
  4. Menurut Ellis (1994), kemiskinan adalah fenomena multidimensi yang dapat dianalisis dari ekonomi, sosial dan politik.
  5. Menurut Suparlan (1993), kemiskinan didefinisikan sebagai tingkat rendah standar hidup, yaitu tingkat kekurangan materi dalam jumlah atau sekelompok orang dibandingkan dengan standar hidup yang berlaku dalam masyarakat yang bersangkutan.
  6. Reitsma dan Kleinpenning (1994), kemiskinan mendefisnisikan sebagai ketidakmampuan seseorang untuk memenuhi kebutuhan mereka, baik material dan non-material.
  7. Friedman (1979), ketimpangan kemiskinan kesempatan untuk merumuskan kekuatan dasar dari sosial, yang meliptui: asset (tanah, perumahan, peralatan, kesehatan), sumber keuangan (pendapatan dan kredit yang memadai), organisiasi dapat dimanfaatkan untuk mencapai kepentingan bersama, jaringan sosial sosial politik untuk mendapatkan pekerjaan yang dilakukan, barang atau jasa, pengetahuan dan keterampilan yang memadai dan informasi yang berguna.

Kemiskinan dipahami dalam berbagai cara. Pemahaman utama meliputi:

  1. Kekurangan gambar material, yang biasanya mencakup penyediaan kebutuhan sehari-hari dari makanan, pakaian, perumahan, dan kesehatan. Kemiskinan dalam arti ini dipahami sebagai situasi kelangkaan barang dan pelayanan dasar.
  2. Gambaran dari kebutuhan sosial, termasuk isolasi sosial, ketergantungan, dan ketidakmampuan untuk berpartisipasi dalam masyarakat. Ini termasuk pendidikan dan informasi. Isolasi sosial biasanya dibedakan dari kemiskinan, karena mencakup masalah-masalah politik dan moral, dan tidak terbatas pada bidang ekonomi. Jenis kemiskinan gambar lebih mudah untuk mengobati dari dua gambar lainnya.
  3. Ikhtisar tentang kurangnya penghasilan dan kekayaan yang memadai. Makna “memadai” di sini sangat berbeda dalam dunia politik dan ekonomi. Gambar dari objek dapat diselesaikan dengan mencari di luar pendapatan profesi hukum. Pengecualian jika lembaga tempat ia bekerja Melarang.

Mengukur Kemiskinan

Kemiskinan dapat dikelompokkan menjadi dua kategori, yaitu kemiskinan absolut dan kemiskinan relatif. Kemiskinan absolut mengacu pada satu set standar yang konsisten, tidak terpengaruh oleh waktu dan tempat / negara. Contoh pengukuran mutlak adalah persentase dari populasi yang makan di bawah nomor siku menopang kebutuhan tubuh manusia (kira-kira 2000-2500 kalori per hari untuk laki-laki).

Penyebab Kemiskinan

Kemiskinan banyak dihubungkan dengan:

  • Penyebab individu, atau patologis, yang melihat kemiskinan sebagai akibat dari perilaku, pilihan, atau kemampuan dari si miskin. Contoh perilaku dan pilihan adalah penggunaan keuangan tidak mengukur pendapatan.
  • Penyebab dari keluarga, yang menghubungkan kemiskinan dengan pendidikan keluarga. Penyebab keluarga juga dapat menjadi jumlah anggota keluarga tidak sebanding dengan keluarga berpenghasilan keuangan.
  • Penyebab sub-budaya (subkultur), yang menghubungkan kemiskinan dengan kehidupan sehari-hari, dipelajari atau dijalankan dalam lingkungan. Individu atau keluarga yang mudah tergoda oleh negara-negara tetangga adalah contoh.
  • Menyebabkan tubuh, yang melihat kemiskinan sebagai akibat dari tindakan orang lain, termasuk perang, pemerintah, dan ekonomi. Contoh tindakan orang lain adalah gaji atau honorarium yang dikendalikan oleh orang atau pihak lain. Contoh lain adalah perbudakan.
  • Penyebab struktural, yang memberikan alasan bahwa kemiskinan merupakan hasil dari struktur sosial.

Meskipun diterima secara luas bahwa kemiskinan dan pengangguran adalah sebagai akibat dari kemalasan, namun di Amerika Serikat (negara terkaya per kapita di dunia), misalnya, memiliki jutaan orang yang disebut pekerja miskin; yaitu, orang yang tidak berencana untuk kesejahteraan atau bantuan publik, namun masih gagal melewati atas garis kemiskinan.

Kemiskinan Dunia

Deklarasi Copenhagen menjelaskan kemiskinan absolut sebagai “sebuah kondisi yang ditandai dengan kekurangan parah kebutuhan dasar manusia, termasuk makanan, air minum yang aman, fasilitas sanitasi, kesehatan, tempat tinggal, pendidikan dan informasi.”

Bank Dunia menggambarkan “sangat miskin” sebagai orang yang hidup dengan kurang dari PPP $ 1 per hari, dan “miskin” dengan kurang dari PPP $ 2 per hari. Berdasarkan standar ini, 21% dari populasi dunia adalah di “sangat miskin”, dan lebih dari setengah populasi dunia masih disebut “miskin”, pada tahun 2001.