Kembalinya Tren Ponsel Lipat

Kembalinya Tren Ponsel Lipat

Kembalinya Tren Ponsel Lipat

Di 2000-an mungkin Anda familier dengan ponsel-ponsel berdesain lipat atau nama kerennya saat itu ialah clamshell. Sejumlah pabrikan ponsel seperti Nokia, Samsung, hingga Motorola berlomba-lomba menelurkan ponsel berdesain kerang tersebut ke pasaran. Namun, lama-kelamaan model itu mulai ditinggalkan, dan bahkan kini bisa dibilang tidak ada lagi ponsel berbentuk kerang dengan teknologi kekinian di pasaran.

Namun, dalam waktu dekat, inovasi yang dilakukan para pabrikan ponsel

belakangan ini tampaknya justru ingin mengembalikan popularitas desain ponsel lipat. Tentu saja dengan desain yang berbeda dari model clamshell, plus kemampuan yang lebih mumpuni. Hal tersebut diawali Samsung yang memperkenalkan ponsel pintar lipatnya, Galaxy Fold ke pasaran pada 20 Februari lalu di sela peluncuran smartphone flagship-nya, Galaxy S10, di Amerika Serikat, Rabu (20/2).

Desain Galaxy Fold tersebut tidak seperti ponsel lipat era sebelumnya yang

memisahkan bagian layar dan tombol. Galaxy Fold pada dasarnya adalah smartphone model candybar (batangan) yang dapat berubah menjadi tablet saat dibentangkan. Saat dilipat, layar yang terlihat hanya seluas 4,6 inci. Bentangkan, dan layarnya menjadi nyaris dua kali lipatnya, yaitu 7,3 inci.

Produk lipat Samsung tersebut bertumpu pada engsel lipat yang berada di tengah-tengah layar. Galaxy Fold rencananya akan dijual ke pasaran dengan pilihan warna bernuansa galaksi, seperti cosmic black, martian green, astro blue, dan space silver.

Galaxy Fold dipersenjatai dengan fitur mumpuni seperti 6 kamera, tiga di depan dan

tiga di belakang. Ponsel pintar tersebut rencananya akan mulai dilepas ke pasaran pada 26 April 2019 dengan harga cukup wow, yaitu US$1.980, atau Rp27 jutaan.

 

sumber :

https://apkmod.co.id/