Hubungan Sejarah dengan Ilmu-Ilmu Lain

Hubungan Sejarah dengan Ilmu-Ilmu Lain

Hubungan Sejarah dengan Ilmu-Ilmu Lain

Hubungan Sejarah dengan Ilmu-Ilmu Lain

Selain mempunyai ilmu Bantu dalam keilmuaannya, sejarah juga menjalin hubungan dengan ilmu-ilmu lainnya, terutama sesama ilmu sosial. Dalam hubungan ini yang terjadi adalah hubungan yang saling membutuhkan, disinilah letak perbedaanya dengan konsep ilmu Bantu sejarah, dimana sejarah yang lebih dominan dalam mebutuhkan bantuan guna mengungkap suatu permasalahan, lebih tepat dapat menyebutnya dengan kombinasi dari dua ilmu sosial. Ilmu-ilmu sosial yang berhubungan dengan sosiologi antara lain :

  1. Hubungan Ilmu Sejarah dengan Ilmu Politik

Ilmu politik dalam perkembangannya sangat dibantu oleh sejarah, ilmu sejarah ini turut mengembangkan kajian ilmu politik baik dari segi pencarian konsepsi fundamental maupun penelusuran titik-titik penemuan data dan fakta dan masa-masa sebelumnya. Dalam buku pendekatan Ilmu Sosial dalam Metodologi Sejarah Sartono menuliskan “Politik adalah sejarah masa kini dan sejarah adalah politik masa lampau. Sejarah identik dengan politik, sejauh keduanya menunjukkan proses yang mencakup keterlibatan para aktor dalam interaksi dan peranannya dalam usaha memperoleh apa, kapan dan bagaimana.( Suhartono W. Pranoto,138,2010)

  1. Hubungan Ilmu Sejarah dengan Ilmu Ekonomi

          Ilmu ekonomi dan sejarah itu sama-sama termasuk kedalam ilmu sosial, yaitu ilmu yang membahas interaksi manusia dan lingkungannya. itulah kenapa di SMP pelajaran ekonomi dan sejarah itu digabung. Karena berasal dari rumpun ilmu yang sama, terkadang materinya pun berkaitan bahkan terkadang tumpang tindih. Misalnya, pada materi perdagangan internasional di sejarah juga  ada. di sejarah disebutkan bahwa bangsa eropa pergi ke indonesia utk mencari rempah-rempah. Dengan belajar dari masa lalu atau sejarah manusia juga dapat belajar supaya perekonomian dapat lebih baik.

Banyak Kebijakan pemerintah kolonial di masa lalu yang dilandasi oleh kepentingan ekonomi. Misalnya, untuk memahami sejarah perdagangan rempah-rempah di Nusantara pada abad ke XVI sampai abad XVIII,maka tidak dapat dipisahkan dari peran kongsi dagang Hindia Belanda Timur yakni VOC ( Verenigde Oast Indische Compagnie).( Suhartono W. Pranoto,137,2010)

  1.  

    Hubungan Ilmu Sejarah dengan Ilmu Sosiologi

          Sosiologi merupakan ilmu yang mempelajari tentang masyarakat dan aspek-aspek dinamis yang ada didalamnya, secara tidak langsung seseorang dapat menemukan bahwa objek kajian antara sosiologi dan sejarah tidak jauh berbeda, namun sejarah membatasinya dengan konsep ruang dan waktu. Sebagai sesama ilmu sosial yang kajiannya tidak jauh berbeda maka tidak sulit di temukan hubungan-hubungan keilmuan antara sejarah dan sosiologi Pada beberapa dasawarsa terakhir ini banyak sekali hasil-hasil penelitian sosiologi berupa studi sosiologis yang memfokuskan studinya pada gejala-gejala sosial yang terjadi dimasa lampau dengan memasukkan konsep ruang tadi maka dapat  dilihat bahwa kajian tersebut jelas menggunakan beberapa konsep dari sejarah untuk menjelaskan studi tersebut.

Karya-karya seperti Pemberontakan Petani Kaya yang ditulis oleh Tilly, Perubahan Sosial Masa Revolusi Industri di Inggris Karya Smelzer, serta Asal Mula Sistem Totalitier dan Demokrasi karya Barrington Moore. Karya-karya tersebut sering disebut Sejarah Sosilogi. Sejarawan juga terkadang melakukan pendekatan sosilogis dalam melakukan penlitian, bahkan pada bias dikatakan mulai terdapat kecendrungan penulisan sejarah, dari yang bersifat konvensioanl dan naratif kepada penulisan sejarah dengan kompleksitas tinggi, dimana sejarah dan ilmu-ilmu sosial lainnya saling berketergantungan dalam melakukan sebuah pembahasan masalah.( Saefur Rochmat,40,2009)

 

Sumber  : https://pelajaranips.co.id/