APSI Diajak Tingkatkan Mutu Pendidikan

APSI Diajak Tingkatkan Mutu Pendidikan

APSI Diajak Tingkatkan Mutu Pendidikan

Kepengurusan Asosiasi Pengawas Sekolah Indonesia (APSI) Kabupaten Cirebon, resmi dilantik di gedung Dinas Pendidikan (Disdik), Rabu (23/1/19).

Kehadiran pengurus baru ini diharapkan mampu bersinergi dalam meningkatkan mutu pendidikan di daerah tersebut.

Kepala Disdik Kabupaten Cirebon Asdullah Anwar menjelaskan, APSI merupakan

organisasi mitra di dinasnya. Para pengawas yang ada di tingkat TK, SD, SMP, SMA, dan SMK serta di naungan Kementrian Agama butuh wadah dan wadah itu adalah APSI yang kepengurusannya sampai tingkat nasioanal.

“Salah satu tujuannya untuk membahas atau menampung aspirasi para anggota terkait persoalan pendidikan di Kabupaten Cirebon,” Kata Asdullah usai pelantikan.

Menurutnya, pengawas merupakan salah satu standar pendidikan yang sangat strategis untuk menentukan mutu pendidikan. Meskipun sarana dan prasarana menunjang dan kurikulumnya ada, tapi ketika pengawasnya tidak bekerja secara maksimal, maka tidak mungkin mutu pendidikannya  akan meningkat.

“Maka diharapkan adanya sinergitas antara para pengawas dengan kami. Sebeb

pengawas adalah salah satuu faktor utama untuk menetukan mutu pendidikan,” kata Asdullah.

Ditempat yang sama, Ketua Umum APSI Provinsi Jawa Barat (Jabar), Budi Setiadi menyampaikan, dari sekian banyaknya APSI di Kota atau Kabupaten di Jabar sudah hapir 75% ada kepengurusannya. “Hari ini kebetulan pelantikan pengurus APSI Kabupaten Cirebon,” kata Budi

Ia menjelaskan, APSI adalah organisasi profesi pengawas seluruh sekolah yang ada

dinaungan Disdik maupun Kemenag. Tugasnya yakni untuk membimbing, memantau, menilai serta mengevaluasi kinerja-kinerja satu satuan pendidikan termasuk didalamnya para guru dan kepala sekolah.

“Harapan kita tetap semangat. Karena, secara Hirarki tugas dan fungsi pengawas berada diatas untuk memberikan pembinaan, penilaian, pemantauan, hingga evaluasi kepada satuan pendidikan maupun tenaga kependidikannya, termasuk 8 setandar pendidikan. Baik itu kurikulum, sarana dan prasarana maupun teknik dan pembinaan untuk mengawal proses pendidikan yang bermutu,” ujarnya.

 

Sumber :

https://www.kakakpintar.id/